Wisata

Wisata Gunung Rajabasa dan Pemuda Desa Pematang

Keindahan Destinasi Wisata Gunung Rajabasa, “Cecakhah Way Pekhos”/Istimewa

Suluh.co – Rerimbunan pohon, hamparan kebun kopi dan berbagai jenis tanaman Rempah-rempah milik warga di kawasan Gunung Rajabasa menyimpan potensi alam wisata yang masih alami yakni dijuluki dengan sebutan “Cecakhah Way Pekhos”.

Terletak ditengah tengah Gunung Rajabasa, sekitar belasan kilometer dari pusat Kota Kalianda, yakni tepatnya dari Desa Pematang, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel).

Tersimpan keindahan alam yang mengelokan mata untuk para wisatawan dan juga tidak sulit untuk menuju lokasi tersbut baik para pengguna roda dua dan juga pejalan kaki.

Pantauan di lokasi, pada setelah dari sekian belasan tahun alam wisata Gunung Rajabasa tersebut tidak terhuni dan tidaklagi terkunjungi oleh warga dan Wisatawan, tidak lain yang dulu dikenal dengan nama wisata “Way Guyokhan”, kini dengan adanya kekompakan dari warga Desa Pematang, tepatnya para pemuda desa dengan kompak bergotong royong dengan saling tukar pikiran dan ide ide yg matang untuk bisa terciptanya keindahan wisata seperti sekiankala.

Baca Juga:  Banyak Jalan Menjadi Rusak, Bupati Lampung Selatan Tuntut Pengembang JTTS

Tidak lepas dari kegiatan memperbaiki atau membuka kembali wisata tersebut turut serta dukungan penuh dari Kepala Desa (kades) Pematang Edy Hamzah.

Edy Hamzah, selaku Kepala Desa Pematang mengatakan, akan terus mendukung dengan adanya ide Kreatif Pemuda pemuda desa Pematang.

“Ya, saya akan terus mendukung dan mensuport dalam kegiatan ini, dan juga saya bangga atas kekompakan, pengorbanan tenaga juga ide ide kreatif Pemuda desa Pematang,” ucap Kades, saat ditemui, Sabtu (6/3).

Sementara, salah satu wisatawan dari luar Kota Kalianda, Dewi Agustina (22) mengaku, sangat puas setelah berkunjung di wisata Cecakhah Way Pekhos.

“Sangat puas, ternyata bukan hanya sekedar rekomendasi dari kawan saja keindahan alam wisatanya, benar sangat mengelokan mata dan juga bisa menyegarkan dan menenangkan hati yang sedang tersakiti ini,” kata Dewi.

Baca Juga:  Usai Viral Foto Jalan Rusak di Lampung Selatan, Bupati Pantau Razia Kendaraan Overload

Terpisah, salah seorang pemuda Desa Pematang, Dul (20) mengatakan, akan terus menjaga selalu kekompakan para pemuda yang sudah bergotong royong juga akan selalu memberikan ide kreatif demu terciptanya keindahan wisata tersebut.

“Kami gunakan metode kekeluargaan dan akan selalu merangkul serta memberikan keamanan juga kenyamanan kepada pengunjung atau wisatawan,” singkatnya.

 

 

Reporter: Edi Sofyan

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top