Bandar Lampung

Wedding Organizer Bakal Gulung Tikar, DPRD Lampung Minta Bersabar

Appgindo saat menggelar konferensi pers dengan awak media, di Hotel Emersia, Bandar Lampung/Suluh

Suluh.co – Bayang-bayang bisnis wedding organizer atau WO, bakal gulung tikar lantaran Covid-19 sepertinya makin kentara.

Mengingat larangan resepsi pernikahan yang tertuang dalam surat edaran sejumlah kepala daerah di Lampung tak mungkin dicabut hingga wilayah yang bersangkutan telah berstatus zona hijau.

Sejauh ini tak ada satupun wilayah di Lampung yang memilki status zona kuning apalagi hijau. Rata-rata merah dan oranye

Salah satunya pelarangan di Kota Bandar Lampung lantaran masih zona oranye.

Hal itu diungkapkan oleh kalangan dewan provinsi termasuk pula pejabat yang bersangkutan. Respon ini sekaligus jawaban terhadap kekhawatiran para pengusaha di bidang wedding organizer.

Baca Juga:  Komisi I DPRD Bentuk Pansus Pelanggaran Administrasi Yusuf Kohar

Deni Ribowo, anggota Komisi V DPRD Lampung, mengatakan, aturan dari surat edaran wali kota dan bupati akan dihilangkan saat zona wilayah kota, kabupaten itu berada di zona hijau.

“Saya hanya meminta kepada pihak pengusaha, khususnya wedding organizer untuk bersabar dan mengikuti aturan dari beberapa wilayah di Provinsi Lampung,” harap Deni Ribowo.

Sebelumya, Mardia Tuti, Ketua Asosiasi Perkumpulan Pengusaha Perlengkapan Pernikahan Indonesia (Appgindo) Lampung, meminta kejelasan dari pemkot terkait peraturan pembatasan resepsi pernikahan.

pihaknya sangat menyetujui adanya kebijakan dari wali kota untuk menekan angka Covid-19, akan tetapi mereka meminta kejelasan berapa lama pembatasan di berlakukan.

“Kami hanya meminta kejelasan, agar nanti para pelaku vendor bisa mencari langkah apa yang akan dilakukan dalam usaha weeding organizer tersebut,” kata Mardia Tuti, Kamis (28/1).

Baca Juga:  Jelang Arus Mudik, Dishub Lampung Fokus di Pintu Masuk Bakauheni

Kendati demikian, Wali Kota Herman HN, meyakini bahwa surat edaran yang dibuat itu bisa dipatuhi maka Kota Tapis Berseri akan berada di zona hijau Covdi-19.

 

Reporter : M Yunus Kedum

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top