Modus

Warga Sidomulyo Gugat Kepala BRI Cabang Kalianda

Bank BRI/Net

KALIANDA – Denny Prayogi, warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan, menggugat secara perdata dengan perbuatan melawan hukum kepada Kepala BRI Cabang Kalianda, karena telah melakukan sita eksekusi dengan melakukan pelelangan terhadap aset berupa rumah tempat tinggal tanpa prosedur ketentuan yang berlaku.

“Adanya ketidakpuasan klien kami (Denny Prayogi) terhadap pelayanan BRI, dimana sebagai debitur dalam proses sita eksekusi jaminan tidak mendapatkan sejumlah hak-hak sebagai debitur, seperti proses surat peringatan hingga yang ketiga,” ujar kuasa hukum penggugat, Abdul Kholil Bakeri di Pengadilan Negeri Kalianda, Kamis (18/6).

Selain itu, terus dia, hak debitur yang diabaikan adalah restrukturisasi kredit dengan memperpanjang tenor dengan bunga rendah dalam upaya bank untuk memperbaiki kegiatan perkreditan terhadap nasabah yang mengalami kesulitan pembayaran.

Baca Juga:  Aliansi Keramat Soroti Pembangunan Gedung RS Tubaba

“Prosedurnya kan, bank melakukan pengumuman lelang. Jika barang yang dilelang adalah barang tidak bergerak atau barang tidak bergerak yang dijual bersama-sama dengan barang bergerak, maka pengumuman dilakukan sebanyak dua kali, berselang 15 hari. Pengumuman pertama dapat dilakukan melalui pengumuman tempelan yang dapat dibaca oleh umum atau melalui surat kabar harian. Tetapi pengumuman kedua harus dilakukan melalui surat kabar harian dan dilakukan 14 hari sebelum pelaksanaan lelang,” imbuh dia..

Lebih lanjut, pengacara dari Kantor Hukum Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Syariah Indonesia ini mengungkapkan tertutupnya pihak BRI Cabang Kalianda terhadap pihak pemenang lelang sita eksekusi kliennya.

“Sampai detik ini, pihak BRI belum dapat menunjukkan pihak pemenang lelang. Padahal, harga pemenang lelang dengan nilai dibawah standar senilai kurang lebih Rp300juta. Padahal, harga pasaran untuk rumah tinggal tersebut bisa ditawarkan dengan harga Rp1 miliar,” tambahnya.

Baca Juga:  Digrebek Warga, Anggota DPRD Lampura Bantah Tudingan Selingkuh

Saat dimintai komentar prihal perkara ini kepihak BRI yang hadir dalam persidangan gugatan siang tadi, pria yang diketahui bernama Rendy ini enggan berkomentar.

“No comment, bukan kapasitas saya yang bisa menjawab,” singkat dia.(EDI/ROW)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top