Ekonomi

Warga Binaan Rutan Kota ini Hasilkan Karya Seni di Balik Jeruji

Pendi, warga binaan Rutan Kota Bandar Lampung/TS/Suluh

BANDAR LAMPUNG – Berawal ingin mengusir rasa bosan dan jenuh selama menjalani hidup di rumah tahanan negara atau rutan, namun tak disangka warga binaan mampu menghasilkan karya.

Alhasil, karya berupa kerajinan tangan nan cantik dan mempesona itu dapat menghasilkan pundi-pundi rupiah.

Beragam miniatur kapal yang berada di dalam botol dihasilkan oleh Pendi, ditempat bimbingan kerja di rutan Kota Bandar Lampung.

Untuk membuat miniatur yang unik dan menarik, Pendi hanya memanfaatkan limbah kayu, bambu, lem, benang serta botol sebagai tempat menaruh miniatur kapal .

Pembuatan miniatur kapal dimulai dari pemotongan kayu.

“Potongan kayu dibentuk sedemikian rupa hingga menjadi badan kapal. Bahan lainnya dipasangkan ke bodi kapal lalu diwarnai agar terlihat menarik,” kata Pendi, saat ditemui di Rutan Kota Bandar Lampung, Sabtu (26/10).

Baca Juga:  BUMD PT. Wahana Raharja Kelola Participating Interest 10% dari Minyak dan Gas Bumi

Diketahui, aneka jenis miniatur kapal dihasilkan narapidana atas kasus korupsi ini antara lain, kapal nelayan, kapal pesiar dan jenis lainya.

Hasilnya sangat mengagumkan, meski tingkat kesulitannya tinggi dan tak pelak karyanya mengundang decak kagum masyarakat pengujung rutan.

Sementara itu, Kasi Pelayanan Tahanan, Rutan Bandar Lampun, Welli, menuturkan, hasil pembuatan kerajinan napi itu banyak diminati para pengunjung.

Tak ayal, miniatur hasil karya napi itu dapat menghasilkan pundi-pundi rupiah.

“Pihak rutan sendiri sangat mendukung jika ada warga binaan yang memiliki keterampilan khusus dan akan memfasilitasi kebutuhannya,” ungkap Welli.

Selain kerajinan kapal dalam botol, ada pula peci dengan motif siger, pot bunga berbahan dasar handuk, serta hiasan interior rumah.(TS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top