Bandar Lampung

Walhi Tolak Mentah-mentah Sosialisasi Tambang Pasir Laut PT LIP

Yayasan Fasilitator Masyarakat Indonesia (YFMI), menggelar kegiatan workshop ‘Potensi Ekonomi dan Ekologi Perairan Sekitar Pulau Sebesi’ di Krakatau Kahai Beach Hotel Rajabasa Lampung Selatan/SULUH

BANDAR LAMPUNG — Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Lampung, menolak tegas kegiatan sosialisasi pertambangan pasir laut oleh PT Lautan Indonesia Persada atau PT LIP.

Yayasan Fasilitator Masyarakat Indonesia (YFMI), menggelar kegiatan workshop ‘Potensi Ekonomi dan Ekologi Perairan Sekitar Pulau Sebesi’ di Krakatau Kahai Beach Hotel Rajabasa Lampung Selatan, Senin (14/10) besok.

“Walhi diundang dalam kapasitas sebagai pemateri dalam acara sosialisasi, tapi kita kan enggak mau hadir,” kata Direktur Walhi Lampung, Irfan Musri, Minggu (13/10) malam.

Menurut Irfan, pertemuan Walhi bersama warga Pulau Sebesi dalam acara tersebut tidak ada gunanya.

Baca Juga:  Kedai Pinunjul Pusat UMKM Kecamatan Loano

“Walhi sejak awal tegas menolak,” ujarnya.

Walhi menilai pihak perusahaan mencoba merayu warga Pulau Sebesi lewat lembaga yang ada dalam acara sosialisasi.

“Permainannya mereka mencoba menggunakan pihak lain untuk melakukan pertemuan,” kata Irfan.

Sebelumnya, Walhi Lampung turut mendampingi beberapa perwakilan warga Pulau Sebesi untuk menyampaikan penolakan atas izin operasional tambang pasir laut PT Lautan Indonesia Persada kepada Pemerintah Provinsi dan DPRD Lampung.

“Kalau warga Sebesi tidak ada yang mau mengikuti kegiatan sosialisasi itu. Tapi kalau ada beberapa orang yang mengatasnamakan warga Pulau Sebesi, bisa jadi itu warga-warga yang membelot,” ujarnya.

“Karena kan di setiap permainan ada penumpang gelap,” tutupnya.(JO)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top