Bandar Lampung

Walhi Bawa Masalah Kerusakan Lingkungan Lampung ke Isu Internasional

Irfan Tri Musri, Direktur Walhi Lampung/Net

Suluh.co – Disepanjang tahun 2020 hingga awal 2021 ini, Wahana Lingkungan Hidup Indonesia Wilayah Lampung atau Walhi, telah mencatat sebanyak 37 persen luas hutan di Lampung, rusak akibat praktik pembalakan liar oleh pihak – pihak yang tidak bertanggung jawab.

Kerusakan kawasan hutan di Bumi Ruwa Jurai tersebut, diduga telah turut menyumbang perubahan iklim dunia yang kini semakin tidak menentu, yang pada akhirnya menyebabkan bencana alam di berbagai tempat,

Hingga pada terjadinya fenomena abrasi air laut di Pesisir Lampung, yang diduga diakibatkan oleh eksploitasi hutan mangrove.

Maka di tahun 2021 ini, Walhi Lampung akan memfokuskan konsentrasinya kepada aktifitas advokasi kepada permasalahan kerusakan lingkungan tersebut.

Baca Juga:  Kasus Mustafa Bukan Korupsi, Tapi Gratifikasi

“Perencanaannya sendiri akan dibahas pada rapat kerja di februari mendatang,” jelas Irfan Tri Musri, Direktur Walhi Lampung, Sabtu (23/1).

Ia juga akan menyiapkan diri untuk membawa permasalahan lingkungan di Provinsi Lampung tersebut ke konferensi internasional, guna dibahas lebih mendalam untuk mendapatkan solusi dari berbagai pihak demi menyelamatkan kelestarian lingkungan di dunia.

Walhu juga turut berharap kepada pemerintah, untuk lebih berkonsenterasi di dalam upaya penegakan hukum.

“Kepada pihak – pihak yang dinilai telah melanggar aturan terkait lingkungan di Lampung, sehingga kerusakan lingkungan tidak semakin parah karena adanya tindakan tegas dari pemangku kebijakan,” tegas dia.

 

Reporter : Tinus Ristanto

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top