Daerah

Vaksinasi OJK-APINDO Gandeng HKTI, Dendi: Tetap Prokes, Pandemi Belum Usai!

Suasana vaksinasi COVID-19 tajuk ‘Vaccines For Community’ taja OJK RI Perwakilan Lampung, DPP APINDO Lampung, HKTI Lampung, dan Pemkab Pesawaran, di Balai Desa Kebagusan Kecamatan Gedong Tataan, Pesawaran, Minggu (10/10/2021) lalu. | Muzzamil

Suluh.co — Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona Kaligis, mengingatkan rakyat Bumi Andan Jejama tak cepat berpuas diri, berperilaku seolah bak telah bebas merdeka, muaranya abai keharusannya untuk tetap terus bersama menjalankan ketat protokol kesehatan 5M pencegah pelindung diri dari COVID-19. Meskipun, sudah divaksinasi.

Sang bupati, saat pidato tak bosan ingatkan, pentingnya warga untuk menjaga protokol kesehatan. Vaksin, ujar Dendi, bukanlah obat COVID-19.

“Akan tetapi vaksin merupakan salah satu cara terbaik kurangi risiko kita tak terpapar. Jangan sekali-kali beranggapan pandemi sudah tidak ada, menurun iya. Dari itu saya ingatkan bapak ibu, tetap jalankan prokes. Jangan terlena, dengan menurunnya kasus positif yang ada di Pesawaran,” imbaunya, tak lama acara dimulai begitu dia tiba di lokasi pukul 09.22 WIB.

Pesan kebapakan ini dia sampaikan di depan ratusan warga dan tetamu agenda vaksinasi nasional gratis COVID-19 dosis satu, taja bareng Otoritas Jasa Keuangan (OJK) RI Perwakilan Lampung dan DPP Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Lampung, menggandeng Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Lampung dan Pemerintah Kabupaten Pesawaran, dua hari lalu, Ahad (10/10/2021).

Baca Juga:  Posko Logistik Penanganan Darurat Bencana Tsunami Kirim 822 Paket Sembako Untuk Pengungsi

Kepada APINDO, OJK, HKTI dan pemangku vaksinasi tanpa kecuali, dia berterima kasih. Semakin banyak vaksin Pesawaran terima, lugas dua periode bupati juga ketua Karang Taruna Indonesia (KTI) Lampung ini, makin cepat pula terbentuknya herd immunity.

Kesempatan yang sama, Ketua DPD HKTI Lampung, Umar Ahmad, menggarisbawahi pesan pentingnya solidaritas, gotong royong menyukseskan program vaksinasi COVID-19.

Seperti pelaksanaan vaksinasi ini, ujar Bupati Tulang Bawang Barat itu, dimana pihaknya bersama APINDO menyasar target kaum tani selain masyarakat umum semata oleh sebab kerja sama semua kalangan amat diperlukan saat ini dalam mendukung upaya percepatan vaksinasi di Lampung.

“Kami (HKTI) hadir membantu pemerintah dalam percepatan vaksinasi ini,” intensinya, yang tampak didampingi oleh Sekretaris DPD HKTI Lampung R Prabawa, ketua harian drh Nanang P Suhendro, bendahara Reynilda Dian Kusuma, pengurus lain Palgunadi dan Saad Sobari, serta Ketua HKTI Pesawaran Oktonoventa. Ada pula Aria Guna, yang juga anggota DPRD Pesawaran, sekalian MC.

Juga hadir, Ary Meizari Alfian, Ketua DPP APINDO Lampung, didampingi ketua bidang ketenagakerjaan, jaminan sosial, advokasi, sekaligus ketua pelaksana provinsi vaksinasi OJK-APINDO Lampung, Arif Syaifudin Zuhri, advokat Resmen Kadafi/pengurus bidang, dan Muzzamil/bidang media dan publikasi.

Lainnya, Camat Gedong Tataan Muhammad Iqbal, Kapolsek Gedong Tataan Kompol Harpan, Danramil 421-02/Gedong Tataan Kodim 0421/LS Kapten Infanteri Sukandi, dan Ketua RT asal desa peserta vaksinasi.
Jelang siang kala cuaca kian terik, Kapolres Pesawaran AKBP Vero Aria Radmantyo, yang juga usai memonitor jalannya vaksinasi di salah satu mapolsek, bergabung di lokasi.

Baca Juga:  Sejumlah Tender Proyek di Tulangbawang Gagal

Vaksinasi sendiri berlangsung mulai 07.30 pagi WIB di Balai Desa Kebagusan, Jl Suro Amijoyo Kampungsawah RT/RW 03/01, Desa Kebagusan, Kecamatan Gedong Tataan. Sesuai SOP, pelaksana menyasar ratusan warga peserta terverifikasi fisik pelaksana, latar petani, buruh tani, wirausaha tani, petani milenial, anggota kelompok tani/gapoktan/koperasi tani, lansia, pengusaha ultramikro-minimikro, jejaring rantai pasok, dan anggota HKTI Kabupaten Pesawaran.

Pantauan lokasi hingga pukul 12.55 WIB, berbekal fotokopi atau KTP asli di genggam, warga yang dari cengkok bicaranya saat bercakap rerata terdengar berbahasa Jawa, Lampung dan Sunda Priangan itu antusias menanti dipanggil petugas Satgas Covid-19 Desa Kebagusan pimpinan Kades Tohir, melalui pengeras suara, dipandu antara lain Kepala Puskesmas Bernung, drg. Ida Farida.

Tercatat, 12 nakes Puskesmas Bernung, 8 nakes Puskesmas Gedong Tataan, 5 dari Polres Pesawaran diterjunkan vaksinasi ini. Bhabinkamtibmas Desa Kebagusan, Brigpol Cahyo Wisnu Pratama, sosok muda ini juga sigap cekatan back up sini sana.

Aliffiyah (19), mahasiswi hijabers, warga Kampung Sawah, Desa Kebagusan, peserta, di sela observasi KIPI di lokasi mengaku senang bisa vaksinasi. Seperti yang Iain, ia mengaku mendapat undangan vaksinasi via Ketua RT-nya, RT 5. “Iya, dari pak RT,” singkat ia, saat jarum jam tepat angka 08.58 WIB. Seperti lainnya, digenggamnyi erat, kertas cetakan keterangan vaksinasi dan penanda sukses terverifikasi digital PeduliLindungi.

Baca Juga:  Pasca Lebaran, ASN Lampura Diminta Evaluasi Kinerja

Tambahan informasi, kuota dosis vaksinasi hari ini bagian dari total 5 ribu dosis vaksin dari total jumlah dosis pelaksanaan tahap pertama vaksinasi OJK-APINDO bagi 12.500 peserta dari total jenderal 44 ribu warga 12 kabupaten/kota target sasaran vaksinasi COVID-19 tajuk ‘Vaccines For Community’ taja OJK dan APINDO Lampung.

Singkat padat, Ketua DPP APINDO Lampung, Ary Meizari Alfian, yang sepanjang jalannya vaksinasi terpantau justru banyak menebar senyum, mengaku cukup puas dan memuji vaksinasi segera kontan tereksekusi. “Udah baguslah,” singkatnya, di mobil arah kembali ke Bandarlampung, saat ditanya kenapa dia tak berpidato sambutan saat acara.

Satu Komunitas, Satu Sentra Vaksinasi. Untuk satu kekebalan komunitas, vaksinasi bagian eksekusi. Pembaca, setuju?

 

Reporter : SUL/Muzzamil

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top