Nasional

Tujuh Pos Lintas Batas Negara Telah Diresmikan, Jokowi Tambah 11 Lagi

PLBN Terpadu Entikong, Jl. Lintas Malindo, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. Pilot drone by Krisna | backpackerjakarta.com

JAKARTA – Pemerintah Indonesia melalui pengampuan pembangunan infrastruktur Kementerian PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat), dan penaja pengelolaan oleh Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) Kementerian Dalam Negeri, terus menggeber program pembangunan PLBN (Pos Lintas Batas Negara) Terpadu, muka Indonesia di wilayah perbatasan negara.

Tercatat, dalam kurun lima tahun memimpin, pemerintahan Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah berhasil membangun tujuh PLBN Terpadu serta pembangunan infrastruktur kawasan perbatasan.

Ketujuh PLBN tersebut, tiga di Kalimantan Barat (Kalbar), yakni Entikong di Kabupaten Sanggau, Badau di Kabupaten Kapuas Hulu, dan Aruk di Kecamatan Timpah, Kabupaten Kapuas; PLBN Motaain di Kabupaten Belu, Motamassin di Kabupaten Malaka, dan Wini di Kecamatan Insana Utara Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) Nusa Tenggara Timur (NTT); serta PLBN Skouw Distrik Muaratami Kota Jayapura) di Bumi Cendrawasih, Papua.

Plt Sekretaris BNPP Kemendagri Suhajar Diantoro menjelaskan itu dalam sambutan pembukanya pada Workshop Kehumasan BNPP yang bertema “Memotret Wajah Baru Perbatasan Negara”, di Pontianak, Kalbar, Rabu (02/10/2019), dua pekan lalu.

Baca Juga:  10 Korban Tewas Akibat Gempa di Lombok

Bahkan demi mewujudkan kehadiran negara, kepada peserta workshop dari unsur humas kementerian/lembaga, Suhajar menyatakan, pemerintah pun kembali menerbitkan beleid Instruksi Presiden (Inpres) 1/2019 tentang Percepatan Pembangunan 11 PLBN dan Sarpras Penunjang di Kawasan Perbatasan.

Rencananya, tahun 2019 ini pemerintah menargetkan terbangunnya empat PLBN  dengan total pagu anggaran pos Ditjen Cipta Karya Kemen PUPR TA 2019 Rp780 miliar, dari 11 PLBN Terpadu seperti diatur beleid itu, dengan total pagu APBN Rp1,7 triliun.

Dikutip dari Kemendagri, Rabu (16/10/2019), Suhajar menerangkan, meski secara fisik dibangun Kemen PUPR, ke-7 PLBN Terpadu dikelola BNPP. “Entikong adalah salah satu PLBN yang telah berhasil dibangun pada era (pemerintahan) Bapak Jokowi, ada 7 PLBN yang menjalankan fungsinya untuk lalu lintas orang, barang dan jasa yang secara fisik dibangun Kemen PUPR sementara BNPP yang mengakomodir,” ujar Suhajar.

Dalam perkembangannya, kata penganjur tagar #WajahBaruPerbatasanNegara dan #PerbatasanJamanNow ini, Presiden Jokowi membangun 11 PLBN lagi. “Mudah-mudahan empat akan selesai tahun ini,” kata dia.

Baca Juga:  Partai Demokrat Haram Bantu Koruptor

Keempatnya, PLBN Terpadu Jagoi Babang di Kecamatan Jagoi Babang Kabupaten Bengkayang Kalbar, PLBN Terpadu Sota di Distrik Sota Kabupaten Merauke Papua. Lalu, PLBN Terpadu Sei Pancang Sebatik di Kecamatan Sebatik, dan PLBN Terpadu Long Midang di Kecamatan Krayan, keduanya di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara).

Pada tahap selanjutnya, tujuh lainnya yang akan dibangun, PLBN Serasan di Kabupaten Natuna Kepulauan Riau, dua di NTT yakni PLBN Oepoli Kecamatan Amfoang Timur Kabupaten Kupang, dan PLBN Napan Kecamatan Bikomi Utara Kabupaten TTU.

Lalu, PLBN Jasa-Sei Kelik di Kecamatan Ketungau Hulu Kabupaten Sintang Kalbar, dua di Kaltara yaitu PLBN Long Nawang di Kecamatan Kayan Hulu Kabupaten Malinau, PLBN Labang di Kecamatan Lumbis Ogong Kabupaten Nunukan, PLBN Yetetkun Distrik Waropko di Kabupaten Boven Digoel Papua.

Kesempatan itu, dalam laporannya Kepala Biro Keuangan, Umum dan Humas BNPP Indra Purnama menyebut tujuan workshop tiga hari, 2-4 Oktober 2019 yang juga diisi kunjung lapang ke PLBN Terpadu Entikong dan publikasi hasil pembangunan wilayah perbatasan itu, mengenalkan peran BNPP dalam menjaga kedaulatan RI di perbatasan.

Baca Juga:  Jokowi Gratiskan Tol Terbanggi Besar- Kayu Agung

“Juga mengajak peserta untuk ambil bagian, mempublikasi, agar terwujud sinergi untuk bekerja sama dan mendorong program dalam perbatasan negara,” kata Indra.

Sebelumnya, Plt Sekretaris BNPP Suhajar Diantoro dalam Forum Tematik Bakohumas (Badan Koordinasi Kehumasan) Tematik Pengelolaan Perbatasan bertajuk Menjaga Rumah Merah Putih di Batas Negeri, Senin (30/9/2019), di Jakarta, menjabarkan ragam capaian sasaran pembangunan kawasan perbatasan dan penanganan batas wilayah negara sesuai Rencana Aksi tahunan hingga Juni 2019, berdasarkan Rencana Induk Pengelolaan Perbatasan Negara, yang masih butuh perhatian khusus dan akselerasi masa mendatang.(LS/Muzzamil)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top