Bandar Lampung

Tok! Eksepsi Ditolak, Korupsi PT Topcars Indonesia yang Sudah Disupervisi KPK Berlanjut

Mencari Tahu Keberadaan dan Status 2 Mobil Mewah di Kasus Korupsi Randis Elite Lampung Timur
Mencari Tahu Keberadaan dan Status 2 Mobil Mewah di Kasus Korupsi Randis Elite Lampung Timur

Direktur PT Topcars Indonesia, Aditya Karjanto, salah seorang terdakwa dalam kasus korupsi pengadaaan kendaraan dinas Bupati dan Wakil Bupati oleh BP2KAD Lampung Timur Tahun Anggaran 2016. Foto: Tinus Ristanto

Suluh.co – ”Ditolak dan dijadwalkan sidang pada Selasa, 5 Januari 2021″.

Kutipan di atas merupakan hasil dari putusan sela pada kasus korupsi proyek pengadaan mobil dinas bupati-wakil bupati yang diadakan Badan Pengelola, Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah [BP2KAD] Lampung Timur Tahun Anggaran 2016. Proyek tersebut dimenangi PT Topcars Indonesia.

Putusan sela ini sendiri digelar di Pengadilan Negeri Tipikor Tanjungkarang, Jumat pagi, 16 Desember 2020. Ungkapan yang menyatakan eksepsi dari para pengacara terdakwa ditolak meluncur dari Efiyanto selaku Ketua Majelis Hakim.

Baca Juga:  Buntut Tenggelamnya 3 Bocah, Polsek Sukarame Panggil Pemilik Tambang

Ia adalah hakim yang menyidangkan terdakwa Aditya Karjanto: Direktur PT Topcars Indonesia– satu dari 3 terdakwa lainnya.

Untuk diketahui, kasus ini sudah disupervisi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi [KPK] sebanyak 8 kali. Supervisi ini dilakukan pasca Kejaksaan Tinggi Lampung diketahui menolak untuk mendalilkan hasil audit investigatif BPK RI sebagai landasan perhitungan kerugian negara untuk meningkatkan status kasus ke tahap penyidikan.

Atas supervisi itu, KPK menyarankan beberapa rekomendasi yang salah satunya perhitungan kerugian negara menggunakan akuntan publik. Dari perhitungan akuntan publik, lelang kendaraan dinas yang terbilang mewah –Toyota Land Cruiser Prado dan Toyota New Harrier, terdapat indikasi kerugian negara senilai Rp600 juta lebih.

Modus operandi atas kasus ini diuraikan di dalam dakwaan. Dinyatakan ada indikasi pelanggaran karena PT Topcars Indonesia mampu memenangi pelelangan tersebut meski bukan importir umum, yang dapat menyedian kendaraan jenis built up. PT Topcars Indonesia ditegaskan di dalam dakwaan hanya showroom semata.

Baca Juga:  Polisi Limpahkan Kasus Dugaan Korupsi Anggaran Sekretariat DPRD Tulang Bawang ke Jaksa

Reporter: Ricardo Hutabarat

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top