Pendapat

Tetap Beraksi di Tengah Pandemi

Oleh : Silvi Afrianingrum

Mahasiswi Universitas Muhammadiyah Purworejo

ADANYA pandemi di Indonesia menyebabkan pemerintah mengambil keputusan untuk melaksanakan segala sesuatu dari rumah, ibadah, bekerja, dan belajar dari rumah.

Salah satu kebijakan pemerintah yaitu belajar dari rumah menuntut seorang guru untuk bisa menyampaikan materi dengan sistem daring atau melakukan pembelajaran jarak jauh.

Pembelajaran jarak jauh dengan durasi waktu berbulan-bulan tentunya menjadi hal yang baru bagi siswa-siswi saat ini dan tentunya menjadi hal yang baru juga untuk para pendidik.

Pada masa pembelajaran jarak jauh ini guru selalu dituntut kreatif dalam pembelajaran baik dalam memberikan materi maupun memberikan tugas untuk siswa, hal tersebut tentunya agar siswa tetap merasa nyaman serta dapat melaksanakan pembelajaran walaupun dengan metode pembelajaran yang berbeda dengan biasanya.

Meskipun terhalang oleh jarak karena baik guru maupun siswa melaksanakan kegiatan belajar-mengajar ditempat masing-masing, namun pembelajaran tetap harus terlaksanakan.

Baca Juga:  Rusa Satwa Harapan, Alternatif Ekonomi Produktif Perhutanan Sosial

Siswa sebagai pusat dalam kegiatan belajar-mengajar juga harus beradaptasi dengan pembelajaran jarak jauh. Siswa tetap dituntut untuk selalu mengikuti setiap pembelajaran agar tidak tertinggal karena materi pembelajaran tetap berjalan seperti biasanya.

Padahal tidak semua siswa sekolah dasar memiliki fasilitas yang mendukung. Mau tidak mau orang tau harus menyediakan fasilitas yang memadai. Ditambah lagi penyampaian materi dengan sistem daring kurang efisien dan efektif. Siswa sekolah dasar kurang mengerti materi yang disampaikan guru apalagi siswa kelas bawah.

Sehubungan dengan hal itu, Kami mahasiswa PGSD UM Purworejo mendapat tugas untuk membuat media pembelajaran. Sasaran dari pembuatan media pembelajaran yaitu siswa sekolah dasar yang letak rumahnya berdekatan dengan mahasiswa.

Baca Juga:  PWI & Marahnya Walikota Bandar Lampung

Media pembelajaran berguna untuk membantu siswa dalam mendalami materi yang disampaikan oleh guru. Media yang saya buat yaitu berupa ‘Circle Water’ atau perputaran air atau dalam IPA disebut siklus hidrologi. Materi ini untuk kelas 5 sekolah dasar.

Manfaat dari dibuatnya media adalah untuk membantu siswa berfikir luas tentang materi. Media juga berperan dalam menanamkan ingatan siswa tentang materi yang dipraktikkan. Pembelajaran disertai dengan praktik akan mudah diingat oleh siswa. Media circle  water juga membantu siswa untuk bisa berfikir atau membayangkan bagaimana perputaran air yang sesungguhnya terjadi.

Aksi mahasiswa di lingkungan tempat tinggal masing-masing setidaknya membantu siswa sekolah dasar untuk mendalami materi. Aksi kecil apabila dilakukan berulang kali maka akan sangat membantu siswa sekolah dasar untuk memahami materi.

Baca Juga:  Gerakan Sosial Politik Transnasional

Tanpa disadari peran seorang guru sangat dibutuhkan oleh siswa dalam memahami materi. Banyak siswa yang mengeluh dalam memahami materi. Dengan keluhan para siswa maka mahasiswa di lingkungan sekitar bisa membantu pemahaman materi untuk siswa dan membantu dalam pengerjaan tugas. Kegiatan ini dilakukan tidak lepas dari protokol kesehatan.(*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top