Modus

Terdakwa Konflik Register 45 Bantah Dakwaan Jaksa

Empat orang terdakwa yaitu SN alias Wahyudi, RJ, AS dan SM, dihadirkan dalam sidang perdana perkara pembunuhan dalam konflik lahan yang terjadi di lahan hutan tanaman industri Register 45 Mesuji/Suluh/TIN

BANDAR LAMPUNG – Empat orang terdakwa yaitu SN alias Wahyudi, RJ, AS dan SR, dihadirkan dalam sidang lanjutan perkara pembunuhan dalam konflik lahan yang terjadi di lahan hutan tanaman industri Register 45 Mesuji, dengan agenda sidang kali ini yaitu pembacaan eksepsi dari ke-empat terdakwa.

Dalam eksepsi yang dibacakan oleh tim kuasa hukumnya, ke-empat terdakwa menolak seluruh dakwaan yang didakwakan oleh jaksa. Selanjutnya terkait prosedur dari penanganan perkara ini yang dianggap telah menyalahi prosedur, mengingat ancaman pidana dari pasal yang dikenakan diatas 5 tahun / namun tidak pernah ada pendampingan dari kuasa hukum.

Baca Juga:  Hobi Sodomi Bocah Ade Aryanto Divonis 14 Tahun 

Diketahui sebelumnya, oleh jaksa keempatnya didakwa telah secara terang – terangan dan dengan tenaga bersama menggunakan kekerasan yang mengakibatkan kematian terhadap para korban, diantaranya Dali Husin, Rowi dan Roni.

Dan didakwa dengan pasal 170 ayat 2 ke 2 dan ke 3  KUHP pasal 351 ayat 2 dan 3 KUHpidana, junto pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHpidana, serta pasal  358  ke-1 dan ke-2  KUHpidana, dengan ancanan pidana penjara paling lama selama 15 tahun.

Perkara ini sendiri bermula saat lahan milik Yusuf, seorang warga Kampung Umbul Mekar Jaya Abadi, Kabupaten Mesuji, didapati sedang digarap oleh 2 orang pelaku yang diduga preman, menggunakan 1 unit traktor.

Seketika itu pula, terdakwa Wahyudi, selaku ketua kampung mengumpulkan para warga dan mendatangi lahan yang sedang digarap tersebut lalu meyandera operator alat berat serta menahan traktor di balai desa setempat.

Baca Juga:  Stok Langka Harga Gula Pasir di Mesuji Meroket

Tak terima atas penyanderaan tersebut, kedua pelaku penggarap yang merupakan warga Desa Mesuji Raya, beserta dengan warga yang berjumlah kurang lebih 25 orang mendatangi Kampung Umbul Mekar Jaya Abadi, untuk membebaskan operator dan alat berat miliknya.

Namun, saat ditengah perjalanan masa yang mendatangi kampung dihadang hingga terjadi perang antar kedua massa yang tak seimbang. Dan yang pada akhirnya menyebabkan kematian 3 orang dari warga Desa Mesuji Raya.

Sidang lanjutan dari perkara ini akan kembali digelar pada Senin pekan depan, dengan agenda sidang yaitu pembacaan jawaban dari jaksa atas eksepsi yang diajukan terdakwa pada sidang kali ini.(TIN)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top