Bandar Lampung

Tegal Mas Island International Poetry Festival Tinggal Menghitung Hari

Tegal Mas Island International Poetry Festival/Istimewa

BANDAR LAMPUNG – Persiapan Tegal Mas Island International Poetry Festival (Festival Puisi Internasional Tegal Mas Island), 24-26 Januari 2020 sudah tak ada kendala.

“Segala sesuatu untuk menyambut tamu, para penyair internasional, sudah dipersiapkan,” kata Isbedy Stiawan ZS, penanggung jawab festival ditemani rekan-rekan panitia, Erika Novalia Sani, Agusri Junaidi, dan Syaiful Irba Tanpaka, Kamis (16/1).

Menurut Isbedy, pihaknya sudah mengecek tempat kegiatan. Baik cottage, wisma, dan lain-lain sudah disiapkan maksimal oleh Tegal Mas Island.

Masih kata Isbedy, ia juga sudah bertemu dengan owner Tegal Mas Island, Thomas Aziz Riska.

“Alhamdulillah pak Thomas sudah menyatakan suport penuh untuk kegiatan ini,” lanjutnya.

Baca Juga:  Gakeslab Lampung Cari Calon Ketua Baru

Isbedy menambahkan, festival puisi ini merupakan pertama di Lampung.

“Lampung belum pernah jadi tuan rumah event seni sekala internasional.”

Ia mengaku beruntung bisa kenal dan jadi teman Thomas Riska, yang dianggapnya mau “gila” mendanai kegiatan seni.

“Pak Thomas sampai bilang, disesatkan oleh saya. Tapi sesat di jalan yang benar,” Isbedy mengibaratkan.

Festival Puisi Internasional Tegal Mas Island 2020 ini menerbitkan buku “Tegal Mas Island Dalam Antologi Puisi”, pembacaan puisi para penyair, seminar, dan workshop puisi bagi pelajar, mahasiswa, dan pegiat literasi.

Pembukaan dilaksanakan pukul 15.00 yang rencananya dibuka Gubernur Lampung Arinal Djunaidi.

Panitia mengundang instansi, legislatif, komunitas, dan lain-lain untuk hadir pada pembukaan.

Baca Juga:  PMII Cabang Bandar Lampung Periode 2018 - 2019 Resmi Dilantik

Buku puisi akan diluncurkan oleh owner Tegal Mas Island, Thomas Aziz Riska.

Pada pembukaan, akan menampilkan Presiden Penyair Indonesia, Sutardji Calzoum Bachri, untuk baca puisi. Lalu duet Hensilyana Berthy dan Erika Novalia Sani, serta penyair dari utusan negara.(LS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top