Modus

Tega! Ibu Kandung Racuni Anak 9 Bulan Gegara Rayuan Pria

Ayu Olivia Rahma, ibu kandung korban dan M Amin selaku pria selingkuhan/TOM

Suluh.co  – Aparat Polsek Telukbetung Selatan, akhirnya dapat mengungkap kasus tewasnya seorang bayi berusia 9 bulan di Kelurahan Talang, Kecamatan Telukbetung Selatan, Kota Bandar Lampung.

Bayi bernisial KSR tenyata tewas dibunuh oleh ibu kandung korban bersama selingkuhnya.

Ayu Olivia Rahma, ibu kandung korban hanya dapat menyesali perbuatannya setelah dengan kejamnya tega membunuh anak kandungnya sendiri dengan cara diberi minuman ramuan beracun.

Pembunuhan itu dilakukan ibu korban berdasarkan perintah dari M Amin yang merupakan selingkuhan ibu kandung korban.

Kapolsek Telukbetung Selatan Kompol Hari Budianto, mengatakan awalnya aparat menangkap M Amin di kediamannya, selanjutnya menangkap ibu kandung korban ditempat persembunyiannya di wilayah Kabupaten Lampung Selatan.

Baca Juga:  Herman HN Sediakan Lahan Khusus untuk Pemakaman Korban Covid-19

“Dari hasil pemeriksaan kedua pelaku, modus yang digunakan untuk membunuh korban yakni dengan ramuan cairan beracun. Perbuatan itu dilakukan di sebuah kontrakan dekat rumah kedua pelaku,” jelas Kompol Hari Budianto, Selasa (9/2).

Ibu kandung korban megaku tega membunuh putri ketiganya lantaran dibujuk dan dijanjikan sesuatu oleh tersangka M Amin yang merupakan selingkuhnya.

Dihadapan aparat kepolisian, ibu tiga orang anak ini menyesali perbuatannya karena nekat membunuh darah dagingnya sendiri.

Sementara itu, pelaku M Amin, mengaku, pembunuhan terhadap korban sudah direncanakan beberapa bulan lalu.

Hal itu dilakukan, agar perselingkuhannya dengan ibu korban tidak diketahui keluarganya serta warga sekitar.

Atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat pasal berlapis yakni, Undang-Undang Perlindungan Anak dan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, dengan ancaman pidana maskimal hukuman mati.

Baca Juga:  Tak Ada Kerugian Negara pada Korupsi APBD Lambar ?

 

Reporter : Tommy Saputra

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top