Bandar Lampung

Tahun Baru, Deni Haddad Semangat Walau Di Rumah Aja, Dian Sastro Rilis Film Baru

Ketua Bidang Pemuda Dewan Pimpinan Daerah Pejuang Bravo Lima (PBL) Provinsi Lampung, Deni Haddad (kanan) saat bersilaturahmi bersama Ketua Umum DPP PBL, Jenderal TNI Purn Fachrul Razi, di Jakarta 1 Juli 2020. Foto dibidik tanpa memakai masker hanya saat pengambilan foto. | Facebook/Deni Haddad

Suluh.co — Selamat tinggal 2020! Selamat datang tahun baru!

Guys, beberapa jam ke depan, tahun ini, tahun sulit gegara pandemi, tahun ‘apes’ ulah pagebluk, tahun semua jadi serba online sebab deru pembatasan terpaksa batasi pergerakan fisik/sosial kita hingga semua orang terdera sabar.

Sabar sesabar-sabarnya sebab situasi kahar 220 negara ini senyata-nyatanya butuh upaya sadar, bukannya terpaksa.

Untuk, sama-sama sabar dan sadar, bergotong royong dan bahu membahu mencegah, mengendalikan, memutus rantai penularan –tertular atau ditulari, dan persebaran wabah COVID-19.

Sampai tiba masa, tepat kuarsa 00.00 malam ini, kata kunci 2020 sudah juga harus kita ganti dari “protokol 3M” jadi “3M plus 1V”, per hari kalender, pada 1 Januari 2021, Inshaallah.

3M –memakai masker, mencuci tangan pakai sabun air mengalir, menjaga jarak hindari kerumunan berkerumun. 1V itu, apa, Victory? Boleh jadi, tapi bukan itu dimaksud. Itu vaksinasi.

Vaksinasi nasional COVID-19, yang oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah diputuskan gratis tanpa kecuali bagi rakyat Indonesia, dengan target kekebalan komunal 181,5 juta jiwa dari 267,5 juta total populasi penduduk itu.

Pemerintah, ujar Ketua Bidang Pemuda Dewan Pimpinan Daerah/DPD Pejuang Bravo Lima (PBL) Provinsi Lampung, Deni Haddad, terus berupaya dengan segala macam cara agar persoalan pandemi COVID-19 ini cepat berakhir.

Di satu sisi, ujar Deni Haddad dalam keterangan tertulis di Bandarlampung, Kamis (31/12/2020), kita sebagai diri pribadi diwajibkan untuk mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah.

Baca Juga:  Tarif Maksimal Rapid Test Antigen-Swab: Rp 250 Ribu di Pulau Jawa, Rp 275 Luar Pulau Jawa

Aktivis, jurnalis, manajer media ini turut menyambar anjuran kuat pemerintah agar rakyat Indonesia sabar dan sadar, menahan diri tak keluar rumah berlibur ke luar kota, mencegah datang “klaster tahun baru”, klaster baru penularan.

“Menyambut datangnya pergantian tahun baru 2021 ini, saya sebagai Ketua Bidang Pemuda Pejuang Bravo Lima Provinsi Lampung mengajak kaum muda atau kalangan milenial untuk memperingati pergantian tahun ini dengan tidak melakukan aktivitas dan kegiatan di luar rumah,” ujar Deni.

Atau, saran dia, mengganti kegiatan melewatkan momen pergantian tahun malam ini, “dengan sekadar diskusi daring dengan kawan-kawan, bahas bagaimana resolusi 2021 ke depan.”

Wah, boljug atawa boleh juga nih guys!

Deni yang juga dikenal pegiat media sosial dan kreator konten digital itu memaksudkan, melakukan diskusi daring seputar resolusi tahun baru, pun bakalan tak kalah seru.

Pengalaman serbaneka kita sembilan bulan ke belakang komunikasi maya lewat aplikasi rapat virtual cukup bukti, semua hal tetap jadi tak kalah menarik dikulik, tak kalah hebat jika dibanding dibincangkan lewat kopi darat.

“Bahas bagaimana resolusi 2021 ke depan, baik resolusi pribadi maupun kebijakan-kebijakan pemerintah terkait inovasi kaum muda dalam hal pembangunan ke depan,” beber sosok alumnus Institut Pertanian Bogor ini mencontohkan.

Kenapa harus di rumah? “Sebab dengan begitu cara kita membantu pemerintah dalam hal memutus mata rantai penyebaran virus Corona yang belum berakhir ini,” tandasnya lagi.

Menajuk pesan, mantan anak band itu menjelaskan, mengisi kebahagiaan di malam pergantian tahun baru, tak harus dengan melakukan aktivitas yang menimbulkan kerumunan atau mobilisasi massa.

“Namun banyak hal positif lain yang lebih banyak manfaatnya. Misal bermunajat, diskusi via daring dengan komunitas atau sekadar kumpul dengan keluarga di rumah untuk menikmati malam pergantian tahun.”

Baca Juga:  Cakep Nih! Gegara Patuh Protokol 3 M, Dhea: Saya Lebih Safety, Septi: Hidup Saya Makin Tertib!

Untuk kamu semua, guys, generasi kala tahun pandemi ini, generation of 2020 atau genre of 2020, pria yang tercatat salah satu pengurus Dewan Riset Daerah Kabupaten Pesawaran, Lampung itu tak lupa.

“Selamat tahun baru 2021. Semoga tahun ini membawa kebahagiaan baru, tujuan baru, prestasi baru, inspirasi baru dalam hidup, semoga penuh kebahagiaan,” khatur dia.

Serta, selalu diberikan kesehatan di tengah pandemi COVID-19 ini. Tabik,” ujar Deni Haddad, mendampingi Ketua DPD Pejuang Bravo Lima Lampung Ary Meizari Alfian, mengunci keterangan.

Selebritas cantik alami, Dian Sastro, dengan wajah berbalut masker ciamik membumi, hadirkan film epik, Nougat. | Instagram/therealdiansastr

Nah guys, melengkapi artikel ini, juga meresapi keberdalaman makna pesan Bro Deni Haddad di atas, redaksi ajak kamu semua simak penjelasan artis multitalenta idola muda-mudi seantero jagat raya Indonesia, Dian Sastro!

Wow, Ada Apa Dengan Cinta? Itu judul film kedua dibintanginya tahun 2002. Sudah ada sekuelnya juga kan guys.

Ditunggu-tunggu, empat hari lalu, artis mualaf sejak malam Isra Mi’raj 2016 ini mengunggah video teaser film Nougat, film terbaru, salah satu karya dari hasil pencapaian ide kreatif ibu dua anak ini di tengah kepungan pandemi.

“Mau ngomong apa sih? Mau ceritain apa? Silahkan ditonton penjelasannya di video ini ya teman-teman..,” tulis sang aktris di caption unggahan akun Instagramnya, Minggu (27/12/2020).

Bisa kamu jadikan alternatif kegiatan malam tahun baru ini, nonton bareng alias nobar dengan anggota keluarga inti, tak ada salahnya ikuti ajak Dian Sastrowardoyo, “Tonton film Nougat yang merupakan bagian dari kelima omnibus @filmquarantinetales yang bisa ditonton di @bioskoponlineid.”

Seperti diceritakan Dian dalam teaser, pesan bijak film ini antara lain bahwa sekadar melakukan video call antar sesama anggota keluarga inti yang meski jauh terpaut jarak fisik, alih-alih masa pandemi, itu dahsyat lho efeknya bagi keberlangsungan relasi sosial sebuah unit sosial terkecil, pertama dan utama, bernama keluarga.

Baca Juga:  Underpass Unila Timbulkan Titik Kemacetan Baru

“Lewat film Nougat kita jadi ingat sama orang-orang yang paling berarti buat kita, yaitu biasanya orang-orang yang ada di keluarga kita. Dan kenapa mereka berarti, gitu lho. Walaupun udah jauh, udah terlalu sibuk, udah gak pernah ketemu, tapi biasanya kenangan tuh bisa ngebawa satu memori bahwa kita tuh emang sodara lho, kita itu emang deket gitu lho, gitu..,” beber Dian Sastro.

Wah, penasaran nih. Gimana caranya untuk bisa nontonnya, Mbakyu Dian? “Gampang banget caranya tinggal klik www.bioskoponline.com dan beli tiket nonton #FilmQuarantineTales,” bunyi petunjuk berharga Dian.

Saat mengunggah empat hari lalu, pas hari Minggu, aktris yang lewat film ini kembali membuktikan konsistensinya usai pemeran Daya, gadis yatim, dalam kisah pelarian menghindari kekerasan politik, bersama-sama Berlian, sang ibu (diaktori Christine Hakim) dalam film pertamanya Pasir Berbisik, produksi tahun 2001 itu, menapaki karirnya di dunia seni peran. “Selamat nonton seru di akhir pekan!” ujung unggahannya.

Dan, hari ini, 31 Desember 2020, jelang beberapa jam menyongsong 1 Januari 2021, selain diskusi daring, malam ini oke juga nih kamu nobar Nougat ini ya guys!

Tak lupa, selain buat Deni Haddad dan Dian Sastro, untuk mereka orang-orang tersayang di sekitarmu, meski tanpa bunyi tiup terompet khas momen hari ke-365 ini, redaksi ucapin buat kamu semua, Selamat Tahun Baru 2021!

 

Reporter : Red/Muzzamil

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top