Daerah

Soal Realisasi BOS, Sukmo Widi Bungkam

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Purworejo, Sukmo Widi, enggan berkomentar soal realisasi BOS/MAS

Suluh.co – Mencuat isu soal realisasi pembelanjaan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Afirmasi Kabupaten Purworejo Tahun 2020 yang kabarnya telah bergulir dan ditangani oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Purworejo, dan mendapatkan respon dari legislatif.

Hal itu terungkap saat, Rapat Dengar Pendapat (RDP) DPRD Kabupaten Purworejo, yang digelar dengan tertutup di gedung dewan, yang dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Purworejo, Sukmo Widi dan beberapa kepala Sekolah Dasar, pada Kamis (22/4).

Belasan wartawan dari berbagai media menunggu diluar ruangan hingga rapat selesai sekitar pukul 10.45 WIB.

Kepala Dindikpora Kabupaten Purworejo Sukmo Widi Harwanto, maupun beberapa kepala sekolah memilih bungkam saat di wawancarai wartawan usai rapat.

Baca Juga:  Nunik Tantang Lambar Jadi Kabupaten Sanitasi Sehat

“Silakan wawancara saja dengan DPRD,” katanya sembari berjalan membelah kerumunan wartawan yang menunggunya di depan pintu rapat.

Hal serupa juga dilakukan oleh empat kepala sekolah SD yang hadir dalam RDP tersebut, yakni kepala sekolah SDN Tridadi, SDN Purbowono, SDN Prapaglor dan SDN Karanggedang.

Mereka juga kompak bungkam serta enggan memberikan keterangan kepada para wartawan.

Sementara, Wakil Ketua Komisi IV, M Abdullah menyampaikan bahwa rapat ini membahas soal isu yang beredar di masyarakat terkait BOS Afirmasi, pihaknya hanya sebagai jembatan yang nantinya disampaikan ke ketua DPRD.

“Pertama ada 4 kepala sekolah yang dihadirkan dari 109 sekolah yang mendapatkan BOS, dari 4 tidak mewakili keseluruhan,” ungkapnya.

Baca Juga:  Bupati Pesawaran Bersama Warga Gotong Royong di Desa Sungai Langka

Dijelaskan, hasil rapat pertama, tiga dari kepala sekolah yang hadir membantah bahwa apa yang telah diterima dari PDAU tidak sesuai, mereka menganggap semua sudah sesuai. Sedangkan, satu kepala sekolah membeli perlengkapan melalui pihak lain.

Kedua, membenarkan bahwa ada beberapa kepala sekolah yang mengembalikan uang ke Kejaksaan.

“Saat rapat saya sudah sampai untuk memberikan keterangan langsung kepada awak media apa yang menjadi isu tersebut agar jelas,” terangnya.

 

Reporter : Mahestya Andi

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top