Modus

Soal Kasus Korupsi Rp 30 Miliar, Gubernur Salahkan Ketua KONI Lampung

Ketua DPD Ormas Musyawarah Kekeluargaan Gotong-Royong Provinsi Lampung, Nizwar Affandi/Istimewa

Suluh.co – Pengamat Kebijakan Publik Nizwar Afandi, menyebut, Gubernur Arinal Djunaidi melempar kesalahan ke orang lain soal penggunaan dana hibah Rp30 miliar di KONI Lampung.

“Gubernur Arinal jangan lempar batu sembunyi tangan atau melemparkan kesalahan ke orang lain. Saya sama sekali tidak mengerti kok bisa Gubernur Arinal menuduh Ketua KONI Lampung telah salah memilih orang dalam kepengurusan?,” katanya, Sabtu (11/9).

Padahal, jika dilihat didalam daftar kepengurusan KONI Lampung tahun 2021 banyak kolega atau kerabat dari Gubernur Lampung Arinal Djunaidi yang menjabat di struktur tersebut.

“Saya lihat di daftar kepengurusan malah lebih banyak nama-nama yang dikenal publik sebagai orang dekatnya Gubernur Arinal,” tegas dia.

Baca Juga:  3 Koruptor Proyek Disdik Lamsel Divonis Hakim

Hal tersebut terlihat jelas mulai dari Bendahara Umum yang dijabat oleh Lilyana Ali, (pemilik Rumah Kayu dan Woodstairs) serta Wakil Bendahara juga termasuk salah satu Kepala Dinas di Pemprov Lampung.

“Kemudian Ketua Bidang Mobilisasi Sumber Daya dan Dana Usaha yang dijabat oleh Untung Suyono dan didampingi oleh Arie Nanda Djausal,” kata dia.

Lalu, Bidang Perencanaan Program dan Anggaran dijabat oleh Marindo Kurniawan yang juga menjabat sebagai Kepala BPKAD Lampung serta Bidang Media dan Humas yang disoroti karena menghabiskan dana hampir 5 miliar dijabat oleh Supriyadi Alfian.

“Semua nama itu tidak dikenal publik sebagai orang dekatnya Profesor Yusuf Barusman, malah justru dikenal publik sebagai lingkaran dekatnya Arinal bahkan sejak jauh hari sebelum beliau menjadi gubernur,” ungkapnya.

Baca Juga:  Polresta Bandar Lampung Mulai Usut Dugaan Korupsi Dinas PUPR Lampung

“Diantara kita pasti sering atau pernah melihat mereka semua khususnya Lilyana Ali dan Untung Suyono di rumah jabatan gubernur, kediaman pribadi, di Woodstairs, di Rumah Kayu dan di lapangan golf, tentu saja bersama Gubernur Arinal” ujar Nizwar.

Maka dari itu, yang lebih pantas dan tepat untuk disalahkan karena salah memilih anggota dalam kepengurusan KONI yakni Gubernur Lampung Arinal Djunaidi bukanlah Ketua KONI Lampung.

“Jadi yang lebih pantas dianggap telah salah memilih orang dalam kepengurusan KONI Lampung iya justru Gubernur Arinal sendiri, bukan Yusuf Barusman,” tutupnya.

 

Sumber : SUL/MOL

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top