Modus

Soal Anggaran Rp55 Miliar, Ketua dan Bidang KONI Bertanggung Jawab

Ketua LPPPL Alzier Dianis Thabrani/Istimewa

Suluh.co  – Lembaga Pengawasan Pembangunan Provinsi Lampung (LPPPL) meminta Kejati untuk memeriksa Ketua KONI Lampung Yusuf Barusman terkait anggaran hibah yang diberikan Pemerintah Provinsi Lampung sebesar Rp55 miliar.

Menurut Ketua LPPPL Alzier Dianis Thabrani, Ketua KONI Lampung harus bertanggung jawab dalam penggunaan anggaran tersebut, termasuk juga bidang-bidang yang menggunakan anggaran tersebut.

“Ya, menurut saya ketua KONI bisa bertanggung jawab soal penggunaan anggaran tersebut secara rinci,” kata Alzier saat di wawancara media, Senin (18/10).

Ia menambahkan, bahwa dirinya berpendapat soal anggaran ini telah menjadi sorotan masyarakat banyak, maka dari itu siapapun yang terlibat harus berani mempertanggung jawabkan.

Baca Juga:  Atlet Lampung Peraih Medali PON XX Bakal Direward

“Harus diusut tuntas. Artinya, ketua KONI sebagai penanggungjawab anggaran harus bisa menjelaskan alokasi anggaran yang kami nilai besaran penggunaannya tidak masuk akal,” tandasnya.

Sementara, ketua Koni Lampung saat di konfirmasi melalui sambungan telepon ke nomer 0812-720- XXXX nomer tersebut sedang tidak aktif.

Kemudian, kembali awak media mencoba konfirmasi melalui pesan WhatsApp ke nomor yang sama, juga sedang tidak aktif.

Diketahui, dugaan korupsi dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Lampung sebesar Rp30 miliar masih diselidiki pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati).

Penyidik Kejati Lampung telah memeriksa tujuh orang saksi terkait dana hibah KONI Lampung.

Kabar ini disampaikan Kasi Penkum Kejati Lampung Made Agus Putra Adyana, Senin (11/10) lalu. Namun, dirinya tidak bisa memberi keterangan lebih lanjut mengenai siapa saja yang sudah diperiksa.

Baca Juga:  Gatot Suseno Bantu Zainudin Hasan Praktekan Pencucian Uang

“Ya ada tujuh orang sudah diperiksa, kalau untuk terperiksa siapa kami belum bisa menyebutkan. Tetapi ini masih (memanggil) pihak ketiga,” tutupnya.

 

Reporter : SUL/RLS

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top