Pendapat

Sistem New Normal, Pemerintah Hanya  Menimba Air dalam Keranjang

Oleh : Sandi Fernanda S. Kom

Pegiat Desa Kabupaten Lampung Utara

DENGAN segala bentuk pengorbanan mulai dari perjuangn para medis, bantuan materi, sampai dengan bantuan logistik berupa sembako maupun alat kesehatan selama ini terhitung hanya sia sia. hanya gara-gara spekulasi pemerintah menerapkan sistem New Normal.

Melihat data penambahan kasus baru di Indonesia, saya melihat pemerintah sudah melakukan kesalahan besar. Pemerintah harusnya tegas bukannya justru mengambil kebijakan yang pada akhirnya merugikan pemerintah dan masyarakat Indonesia.

Apa manfaat dari bantuan yang di salurkan oleh pemerintah selama ini,  Jika diluar sana masih banyak masyarakat beraktivitas diluar rumah. Apa jaminan nya jika diluar sana dengan sistem new normal masyarakat beraktivitas sangat mematuhi protokol kesehatan?.

Baca Juga:  AKBP Edi Purnomo Minta Masyarakat Lamsel Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

Sistem new normal justru membuat masyarakat tidak sadar lagi bahwa Virus Covid-19 ini wabah nya masih bertebaran dimana-mana.

Mau sampai kapan kita di hantui perasaan takut oleh wabah ini?

Harus berapa lama lagi anak bangsa ini tidak bisa melakukan aktivitas belajar yang efektif seperti sebelumnya?

Dengan masih terus bertambah nya, bahkan terus meningkat nya kasus baru di Indonesia, saya rasa pemerintah harus benar-benar tegas dengan sistem masyarakat harus di rumah saja dalam waktu 2-3 minggu, kemudian pemerintah penuhi kebutuhan pangan masyarakat. Yang boleh beraktivitas hanya orang-orang yang membawa logistik pangan dan kesehatan.

Kemudian benar-benar di monitor oleh aparat TNI dan Polri sehingga bila masih ada yang melanggar pemerintah akan beri sanksi tegas bagi pelanggarnya.(*)

Baca Juga:  Menyoal OTT Krimsus Polda dan Penerapan Pasal Pada Pelaku
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top