Bandar Lampung

Seruan Aktivis, Ormas & Parpol Lampung: Ayo Sinergi Sukseskan Vaksinasi COVID-19!

Ilustrasi vaksinasi COVID-19. | pantirapih.or.id

Suluh.co — Prihatin dengan kabar disharmonisasi seputar sajian updating basis data penyintas COVID-19 di Lampung dan predikat provinsi bercapaian vaksinasi COVID-19 terendah nasional, sejumlah elemen masyarakat sipil Lampung secara terpisah kompak menyerukan: stop polemik.

Mereka kompak ajak semua pihak bagian 9,15 juta jiwa rakyat Lampung tanpa kecuali untuk turut bersinergi lakukan yang terbaik demi sukseskan program vaksinasi nasional gratis COVID-19 bagi 6,6 juta jiwa penduduk target kelompok sasaran.

Berikut sambung rasa terangkum, dihimpun sepanjang Senin (23/8/2021), hingga Selasa (24/8/2021).

Mengaku sempat geram, tak habis pikir, dan malu, aktivis 1998 asal Lampung, Muzzamil, merekomendasikan seluruh representasi kekuatan masyarakat sipil Bumi Ruwa Jurai, organisasi komunitas, organisasi profesi, Ormas/OKP, Ornop/NGO/LSM/LPSM, partai politik, untuk menyusul mereka yang telah melakukannya, jemput bola mengusulkan diri menjadi fasilitator pelaksanaan vaksinasi nasional COVID-19 ke instansi pengampu.

Yakni, sebut Muzzamil, Senin petang, Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Lampung dan kabupaten/kota se-Lampung, TNI dan Polri.

“Itulah kontribusi minimal terbaik yang dapat kita lakukan saat ini, stop mengeluh, jemput bola, pastikan diri masuk jadwal fasilitator vaksinasi baik oleh Diskes, TNI, dan Polri,” saran dia.

Baca Juga:  5 Tahun, Pemprov Lampung Targetkan Perbaikan 74.248 Rumah Tak Layak Huni

“Di luar dunia usaha/industri yang juga berjibaku realisasikan eksekusi vaksinasi berbayar, Vaksinasi Gotong Royong sejak diluncurkan 18 Mei 2021 lalu,” ujar Ketua Badan Pekerja Center for Democracy and Participative Policy Initiatives Studies (CeDPPIS) itu.

Senada, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Laundry Indonesia (ASLI) Lampung, Iman Agus Kartawinata. Agus, sapaan ketua dua periode sejak 2016 ini mengapresiasi upaya percepatan vaksinasi sejauh ini di Lampung, mengusulkan dua hal.

“Kami usulkan, Pemprov Lampung melalui Dinkes bersama Pemkab/Pemkot, gerakkan vaksinasi desa/kelurahan, berdayakan juga Poskesdes/Poskeskel bahkan Posyandu. Lalu, percepat rekrutmen tenaga vaksinator dari unsur lapis dua, siswa dan mahasiswa keperawatan, kebidanan, dan kedokteran di Lampung pakai dana cadangan APBD,” sebut Agus ajukan ide briliannya, Senin pagi.

Tak jauh berbeda, pimpinan ormas, Ketua DPD Pejuang Bravo Lima (PBL) Lampung, Ary Meizary Alfian. Aktivis cum pengusaha ini, terhubung Senin malam, menginjeksi pesan bijak pentingnya transparansi publik, kedewasaan berpikir, dan dikedepankannya semangat gotong-royong meretas segala bentuk kendala baik di tataran pengambil kebijakan, pemangku kepentingan, hingga kendala operasional di lapangan.

Mendetailkan, Ary menyebut data capaian vaksinasi terendah nasional rilis KPC-PEN, harus dijadikan evaluasi bersama. Publik, kata Ary, selain sabar menanti, telah lebih banyak yang patuh protokol kesehatan 5M cegah kendali COVID-19, juga telah semakin banyak yang sadar pentingnya vaksinasi sebagai bagian senjata legal, sebagai perisai pelindung diri dari transmisi penularan.

Baca Juga:  Dekopinda Lambar Bagikan Masker ke 18 Unit Koperasi

“Kini tinggal, segenap entitas sipil bersatu, bantu organisasikan diri, keluarga, tetangga, lingkungan, anggota organisasi/komunitas, daftarkan ikut vaksinasi ke Dinkes, dan TNI-Polri. Let’s to do something, pemerintah tak bisa sendiri, mari stop polemik stop nyinyir, terus siaga prokes 5M. Bersama pemerintah, rakyat bersatu, tak bisa dikalahkan!” seru Ary.

Sefrekuensi pula, Ketua DPD Partai Hanura Lampung Ali Darmawan. Dikonfirmasi Selasa pagi, anggota DPRD Lampung Utara ini lugas menyampaikan apresiasi positif atas inisiasi empat sejawat parpol, Partai NasDem, PDI Perjuangan, PAN, dan PKB Lampung, yang gerak nyata melakukan vaksinasi COVID-19.

“Setidaknya empat itu yang termonitor oleh kami. Kami juga terus matangkan rencana senada, Inshaallah akan kami laksanakan serentak di DPD dan 15 DPC seselesainya masa PPKM di Lampung,” ujar Ali Darmawan.

Diketahui, berdasarkan data covid19.go.id, dari total target sasaran vaksinasi nasional sebanyak 208.265.720 jiwa rakyat Indonesia, per 22 Agustus 2021 telah 57.339.307 jiwa tervaksinasi dosis pertama, telah 31.601.868 jiwa tervaksinasi dosis kedua (booster/dosis lengkap).

Baca Juga:  4 Pejabat Eselon II Kota Bandar Lampung Resmi Dilantik

Menggembirakannya, Pemerintah Indonesia telah sukses perjuangkan “diplomasi vaksin” dengan hasil nyata mengamankan setotal 202 juta dosis vaksin dalam 42 gelombang pengiriman, terakhir sebanyak 5 juta dosis vaksin CoronaVac asal Sinovac, Tiongkok yang tiba di Tanah Air, Selasa (23/8/2021).

“Di tengah kelangkaan vaksin di dunia, pemerintah selalu memastikan ketersediaan stok vaksin mencukupi kebutuhan nasional, yakni target sasaran vaksinasi kepada 208.265.720 orang,” penggalan rilis Tim Komunikasi Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) disitat hari yang sama, Rabu (24/8/2021).

 

Reporter : SUL/RLS

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top