Modus

Sengketa Lahan, Warga Desak Minimarket Sukamaju Dibongkar

Minimarket di lahan sengketa/Ilustrasi

BANDAR LAMPUNG – Warga pemilik lahan seluas 5000 meter persegi, di Kawasan Sukamaju, Kecamatan Telukbetung Timur, Bandar Lampung, mempersoalkan berdirinya bangunan minimarket di atas lahan yang sedang bersengketa dan diklaim telah mengantongi surat putusan dari Pengadilan Tata Usaha Negeri (PTUN) Tanjung Karang yang dimenangkan oleh pihak keluarganya selaku pemilik tanah yang sah.

Keluarga Rosiah Wahab, pemilik lahan, pada Kamis (9/1) kemarin, langsung mendatangi lokasi lahan tanah sengketa yang telah berdiri bangunan minimarket, tanpa sepengetahuan pihak keluarganya.

Wilan Kesuma Jaya, selaku anak dari Rosiah Wahab, mengaku, pihak keluarga mengklaim lahan tersebut merupakan miliknya.

“Sah lahan milik keluarga kami, itu berdasarkan pemenang lelang atas objek anggunan bank pada tahun 1997 silam, dengan sertifikat hak milik atas nama Kholil,” tegas Wilan.

Baca Juga:  Enesis Group Kenalkan 3 Produk Baru Hilangkan Pusing & Masuk Angin

Kemudian lahan seluas 5000 meter persegi ini, dipersengketakan oleh seseorang bernama Sunmiyati, dengan berdasarkan bukti akte jual beli tahun 1973.

“Dalam proses persidangan di Pengadilan Tata Usaha Negeri Tanjungkarang, pihak keluarga Rosiah Wahab dinyatakan oleh majelis sebagai pemenang gugatan. Serta pemilik sah atas tanah sengketa tersebut pada tahun 2016,” jelas Wilan.

Kendati demikian, saat proses balik nama sertifikat di Kanwil BPN Provinsi Lampung, pihak keluarga Rosiah Wahab dicekal dengan keluarnya surat putusan BPN terkait pembatalan serftifikat tanah atas nama Kholil, yang diajukan oleh pihak Sunmiyati kepada BPN Provinsi Lampung.

Pihak keluarga Rosiah Wahab menduga, adanya praktik kecurangan dalam proses persidangan ditingkat Mahkamah Agung yang dimenangkan oleh keluarga Sunmiyati, tanpa melampirkan surat putusan PTUN Tanjung Karang, yang memenangkan pihak keluarga Rosiah Wahab.

Baca Juga:  Toha Melawan Miskin Lewat Budidaya Kerang Hijau

sot ii : abdul rahman/ tokoh masyarakat sukamaju

Selain menduga adanya praktik kecurangan dalam proses persidangan di MA, pihak keluarga Rosiah Wahab juga mempertanyakan penguasaan lahan oleh keluarga Sunmiyati. dengan berdirinya bangunan minimarket diatas lahan sengketa tersebut.

“Hal ini jelas bertentangan dengan hukum azas pemerintahan, yang mengatur perizinan berdirinya bangunan di lokasi lahan yang sedang bersengketa,” ungkap Wilan.

Untuk itu, pihak keluarga Rosiah Wahab, meminta pihak terkait dalam hal ini BPN Provinsi Lampung untuk mengkaji ulang surat keputusan pembatalan balik nama sertifikat, serta meminta Badan Perizinan Kota Bandar Lampung, melakukan pencabutan izin bangunan minimarket yang berada di lokasi lahan bersengketa tersebut.(TOM)

Baca Juga:  Polres Pesawaran Tangani Kasus Dugaan Pemotongan Dana Oleh Sekretaris KPUD
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top