Bandar Lampung

Sembuh dari Corona, Royhan Saputra Ajak Warga Patuhi Aturan Pemerintah

Royhan Saputra, pasien sembuh dari Covid-19/Suluh/TOM

BANDAR LAMPUNG – Pasca dinyatakan sembuh dari virus corona, pasien nomor 03 dengan nama Royhan Saputra, mengajak masyarakat, khususnya warga Bandar Lampung untuk peduli serta tidak mendiskriminasi orang yang terpapar covid-19.

Selain itu, Royhan juga meminta warga untuk selalu mematuhi himbauan dari pemerintah.

Menjalani perawatan selama 18 hari di ruang isolasi RSUD Abdul Moeloek, tanpa didampingi keluarga akibat terpapar virus corona, merupakan mimpi yang tak pernah dibayangkan oleh siapapun.

Terlebih, Covid -19 ini telah banyak menghilangkan nyawa manusia di seluruh dunia. Namun, hal tersebut dapat ditepis oleh Royhan Saputra, warga Telukbetung Selatan.

Berbekal semangat dan keyakinan akan sembuh serta rasa rindu terhadap keluarga, tepat tanggal 5 April 2020, dirinya dinyatakan sembuh dari virus corona oleh pihak medis di rumah sakit.

Baca Juga:  Ini Rekomendasi LIPI, Hasil Survei Ekonomi Rumah Tangga Indonesia di Masa Pandemi Covid-19

Kini pria berumur 35 tahun itu bisa menjalani kehidupan layaknya seperti masyarakat lainnya. Meski begitu, bayang-bayang tentang virus pembunuh ini diakui masih ada dibenaknya, terlebih dirinya menyaksikan satu pasien positif corona yang juga dirawat di ruang isolasi dan bersebelahan dengan ruangnya meninggal dunia beberapa waktu lalu.

Saat ditemui dikediamannya, pria yang bekerja sebagai taksi online menceritakan pengalamannya selama 18 hari di ruang isolasi.

“Saya tidak menyangka bisa terpapar virus corona dari salah seorang penumpangnya sewaktu di Jakarta. Ketika itu, saya sadar keadaan tubuh menurun,  dan minta untuk dibawa ke rumah sakit lantaran gejala yang ditimbulkan persis seperti gejala awal virus corona,” kata Royhan, Senin (6/4).

Baca Juga:  Lahan Way Dadi Dinyatakan Status Quo

Kini, pasca dinyatakan pulih atau terbebas dari Covid-19, Royhan mengajak kepada pasien lainnya untuk selalu semangat dan berpikir positif. Selain itu, dirinya juga meminta kepada masyarakat untuk tidak mendiskriminasi pasien ataupun pihak keluarga yang terpapar virus.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, hingga kini tercatat 1833 orang masuk dalam status orang dalam pemantauan (ODP), 37 orang masuk dalam pasien dalam pengawasan (PDP) dan 13 kasus positif corona  dengan rincian dua meninggal dunia dan dua orang dinyatakan sembuh.(TOM)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top