Pendidikan

Selama Masa Belajar dari Rumah, Biaya Operasional Pendidikan Dicover Bos

Kepala Disdikbud Provinsi Lampung, Sulpakar/JOS/Suluh

BANDAR LAMPUNG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung, mengalokasikan dana Bosda sebesar 15% bagi siswa tak mampu di 15 kabupaten kota.

Hal itu sesuai dengan surat edaran Kemendikbud Nomor 4 Tahun 2020.

Surat edaran ini mengatur tentang pelaksanaan kebijakan pendidikan dalam masa darurat penyebaran Covid-19.

Dana bantuan operasional sekolah atau bantuan operasional pendidikan, dapat digunakan untuk pembiayaan pelajaran daring atau jarak jauh.

Kepala Disdikbud Provinsi Lampung, Sulpakar, mengatakan, alokasi dana BOS ini bertujuan untuk menjamin siswa tak mampu tetap mendapatkan pendidikan selama masa pandemi Covid-19.

“Selain bersumber dari bosnas, pembiayaan pendidikan lewat bosda juga diharapkan dapat mengcover seluruh siswa tak mampu,” kata Sulpakar, Rabu (8/4).

Baca Juga:  Bandar Lampung Beri Suguhan Terbaik Sambut Kirab Obor Asian Games 2018

Terkait pembiayaan pendidikan yang bersumber dari SPP atau sumbangan pembinaan pendidikan, Disdikbud Lampung tetap mengacu pada PP Nomor 48 Tahun 2008, Permendiknas Nomor 75 Tahun 2016 dan surat edaran dari kementerian.

Selain membiayai pendidikan daring, dana BOS juga dapat digunakan untuk keperluan pencegahan pandemi Covid-19, seperti pengadaan alat kebersihan, hand sanitizer, disinfektan dan masker bagi warga sekolah.(JOS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top