Bandar Lampung

Sapa Apindo Lampung Pekan Lalu, BPJS Ketenagakerjaan Sosialisasi Inpres 2/2021

Foto bersama Ketua DPP Apindo Lampung Ary Meizari Alfian (keenam dari kanan), Ketua Komisi V DPRD Lampung Yanuar Irawan, serta para Kepala Kantor Cabang dan Cabang Perintis BPJS Ketenagakerjaan se-Lampung, di sekretariat Apindo Lampung, Gedung Darmapala, Jl Pagar Alam Nomor 61 Kedaton, Bandarlampung, Jumat pekan lalu, 30 April 2021. | Apindo Lampung

Suluh.co — Sepekan sudah, Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Lampung Ary Meizari Alfian, kedatangan “pariban”, pimpinan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan se-Lampung, di sekretariat Dewan Pengurus Provinsi (DPP) Apindo Lampung, Gedung Darmapala, Jl Pagar Alam 61 Kedaton, Bandarlampung, Jumat 30 April 2021 lalu.

Kesempatan bertemu sekaligus silaturahmi itu, para tetamu BPJS Ketenagakerjaan terdiri dari Kepala Kantor Cabang Bandarlampung (Kancab) Kantor Wilayah (Kanwil) Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) Widodo, Kepala Kancab Lampung Tengah Darwati, serta para kepala kantor cabang perintis se-Lampung, mendaratkan langsung kata ucapan selamat terpilih kepada Ary Meizari Alfian dan jajaran bakal DPP Apindo Lampung 2021-2026.

Kepala Kancab Bandarlampung Widodo, juru bicara menyampaikan pihaknya sebagai Badan Hukum Publik (BHP) penyelenggara program jaminan sosial ketenagakerjaan berdasarkan UU 24/2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial sejak efektif 1 Januari 2014, di wilayah kerja Bumi Ruwa Jurai Lampung, berharap kedepannya jajaran Apindo Lampung dapat melipatgandakan intensitas kerja sama program dua lembaga.

Baca Juga:  Direktur Hingga PIC Diperiksa Soal Tipikor BPJS Ketenagakerjaan

“Kami berharap pada kepengurusan Apindo Lampung yang baru saat ini, dapat lebih intensif lagi bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan demi kemajuan dunia bipartit nasional dan daerah tentunya,” ujar Widodo, dikutip dari notulensi sekretariat.

Selain membahas singkat gambaran umum eksisting program BPJS Ketenagakerjaan, mulai dari program Jaminan Keselamatan Kerja/JKK, Jaminan Hari Tua/JHT dengan penambahan Jaminan Pensiun per 1 Juli 2015, sampai terbaru program beasiswa dan perlindungan pemutusan hubungan kerja.

Widodo dan sejawat mensosialisasikan pula berikut menyerahkan salinan beleid terbaru Instruksi Presiden Nomor 2/2021 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, yang berlaku sejak diterbitkan tanggal 25 Maret 2021 lalu.

Inpres ini diketahui bertujuan supaya pejabat terkait, perinci diberikan kepada Menko PMK; Menko Perekonomian; Menaker; Mendagri; Menlu; Menag; Menkumham; Mendikbud Ristek; Menkeu; Menperin; Menteri PUPR; Menhub; Mentan; Menteri Kelautan dan Perikanan; Menteri BUMN; Menkominfo; Menkop UKM; Mensos; Mendes PDTT; (Menteri Investasi)/Kepala BKPM; Kepala BNPB; Jaksa Agung; Direksi BPJS Ketenagakerjaan; Para Gubernur; Para Bupati/Wali Kota; dan Ketua Dewan Jaminan Sosial Nasional/DJSN, agar mengambil langkah-langkah diperlukan sesuai tugas, fungsi, kewenangan masing-masing untuk melakukan optimalisasi pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

Baca Juga:  Hanya 30 Persen Pelaku Usaha Ikut Serta BPJS Ketenagakerjaan

Didalamnya juga tersurat arahan pendanaan optimalisasi pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan dibebankan pada APBN, APBD, dan sumber lain yang sah dan tidak mengikat sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Dalam pertemuan berkebetulan H-1 momen Hari Buruh Sedunia (May Day) 1 Mei 2021 itu Ary Meizari mengutarakan rencana besarnya soal pembumian sinergi-kolaborasi Apindo Lampung yang bukan sekadar lips service belaka, sebatas sinergi kata-kata, lebih riil Apindo Lampung kedepan bakal lebih intens membuka diri termasuk proaktif jalan bareng dengan BPJS Ketenagakerjaan di Lampung.

“Bahkan terkait dengan fokus lini kami, kami juga akan melakukan semacam pertukaran data atau diseminasi informasi yang terkait dengan program bidang ketenagakerjaan. Kami bahkan juga akan konsen pada sektor UMKM,” bidik Ary, ditimpali ekspresi gembira para tetamu di forum bersejarah itu.

Mendampingi Ary, bakal pengurus lain antara lain Abu Dzar Al Ghifari, Enita Agustri, Fitri Noviana, Riyandi Regend yang juga direktur LBH Darmapala, Sholihin, dan Yanuar Irawan yang juga Ketua Komisi V DPRD Lampung.

Sedangkan Widodo dan Darwati, didampingi para Kakan BPJS Ketenagakerjaan perintis yakni Robi Awaludin (Lampung Selatan), Rizki (Pringsewu), Gustanto Achmad (Metro), Zainal Abidin (Lampung Utara), Mario Ashar (Tulang Bawang), serta dua staf, Bambang P (Kancab Bandarlampung) dan Rina Septiana (Kancab Lampung Tengah).

Baca Juga:  Sinergi Kemitraan Telkom dan Apindo Lampung Berdayakan UMKM

Dikonfirmasi ulang terpisah Kamis petang (6/5/2021), Ary Meizari memantapkan aksi bahwa hasil pertemuan pekan lalu tersebut segera dinomenklaturkan olehnya dalam bentuk petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis melalui kesekretariatan kepada jajaran Dewan Pengurus Kabupaten/Kota (DPK) se-Lampung terkait operasionalisasinya.

“Saya minta 15 DPK Apindo se-Lampung aktif jemput bola terkait ini ke pihak BPJS Ketenagakerjaan. Agar apa, dunia usaha dan dunia ketenagakerjaan ini dapat terus saling menjaga. Mengingat ini masih sulit pandemi. Lakukan terbaik bisa dilakukan. Kami aware, taat asas. Apindo berkepentingan program jaminan sosial tenaga kerja ini makin baik tata kelolanya kedepan. Pengusaha maju, buruh/pekerja sejahtera. Gitu bro,” ujar Ary di ruang kerjanya, sesaat sebelum dia bertolak menghadiri undangan buka puasa bersama KNPI Kota Bandarlampung, Kamis petang.

 

Reporter : SUL/Muzzamil

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top