Daerah

Sambangi Polres Purworejo, Wadon Wadas Tolak Penambangan Batu Andesit

Sambangi Polres Purworejo, Wadon Wadas Tolak Penambangan Batu Andesit guna proyek Bendungan Bener/MAS

Suluh.co – Puluhan ibu-ibu yang tergabung dalam Wadon Wadas, menyambangi Polres Purworejo, pada Kamis (4/3).

Asisten pembela hukum Lembaga Bantuan Hukum Yogyakarta, Julian Duwi Prasetia menyampaikan, perwakilan Wadon Wadas mengungkapkan beberapa poin, adapun poin-poin yang disampaikan.

Pertama Wadon Wadas menyampaikan bahwa warga secara lugas menolak pertambangan batu andesit sebagai suplemen untuk Bendungan Benar.

Kedua, aparat penegak hukum dan pemangku kepentingan diharapkan dapat menghargai sikap warga yang menolak rencana pertambangan batu andesit di Desa Wadas.

Ketiga menginginkan bahwa penegakan hukum harus ditegakkan untuk memenuhi rasa keadilan bagi masyarakat bukan sebagai alat pembungkam masyarakat karena perbedaan pandangan.

Baca Juga:  Banyak Infrastruktur Rusak, Kaki Gelar Aksi di Kantor Bupati Mesuji

“Apalagi masyarakat Desa Wadas adalah masyarakat yang berjuang untuk melindungi alamnya,” tegas Julian.

Hal itu sebagaimana diatur pada pasal 6 Undang Undang Nomor 32 Tahun 2009, tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, masyarakat Wadas sebagai pejuang lingkungan hidup justru harus dilindungi dari segala ancaman pidana dan perdata.

Keempat, Wadon Wadas tidak menerima stigma terhadap warga wadah sebagai pihak yang melakukan ancaman dengan senjata tajam sebagaimana yang telah disampaikan oleh beberapa pihak dalam organisasi di DPRD Purworejo pada tanggal 16 Februari 2021.

Wadon Wadas telah mengajarkan akhlakul karimah pada anak-anaknya sejak dini sehingga tudingan tersebut menyakiti menyakitkan bagi Wadon Wadas.

Warga Wadon Wadas mengingatkan bahwa daerah Wadas dan sekitarnya adalah sumber penghidupan bagi masyarakatnya.

Baca Juga:  Ruang Kelas SDN Karang Mulya Ambruk, DPRD Sebut Disdikbud Lampura Kurang Perhatian  

Wilayah tersebut adalah wilayah rawan bencana longsor dengan tingkat kerentanan longsor yang tinggi dan seharusnya ditingkatkan perlindungan kawasannya bukan malah menambah kecintaan pada wilayah tersebut.

“Oleh karena itu persoalan ini jangan dipandang secara sempit hanya persoalan antara beberapa pihak saja akan tetapi peran bagi hajat hidup orang banyak,” ungkapnya.

Diketahui, Wadon Wadas meminta pihak kepolisian dalam hal ini Polres Purworejo untuk menerima poin-poin yang telah disampaikan oleh wadah-wadah dalam audiensi pada hari ini 4 Maret 2021.

Warga meminta polisi dan pemangku kepentingan lainnya untuk melindungi warga Wadas yang menolak rencana pertambangan batu andesit.

Lalu, meminta Polres Purworejo untuk dapat menyampaikan sikap penolakan warga serta rencana pertambangan atau suplai material bagi proyek Bendungan Bener pada pengambil keputusan.

Baca Juga:  Seniman Purworejo Tuntut Keadilan di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan

Dan, menyerukan kepada seluruh masyarakat untuk terlibat aktif dan mendukung warga warga dalam upaya melindungi desanya dari segala ancaman perusakan alam dan potensi bencana.

Reporter : Mahestya Andi

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top