Bandar Lampung

RS Bumi Waras Legalkan Parkir Liar ?

Petugas parkir dekat RS Bumi Waras, terlihat mengatur kendaraan/Suluh/LIA

BANDAR LAMPUNG – Tampak beberapa tanda rambu-rambu lalu lintas yang terpasang tegak menunjukkan bahwa adanya larangan parkir disekitar jalan Raden Saleh.

Meski demikian, sejumlah kendaraan roda empat terlihat parkir dengan rapi disepanjang bahu Jalan Raden Saleh tepat disamping RS Bumi Waras, Kota Bandar Lampung.

Sedikitnya terdapat 5 mobil yang terparkir di bahu jalan tersebut.

Meski terdapat larangan parkir, namun terdapat dua area parkir yang berbeda dan juga memiliki petugas parkir yang berbeda pula.

Yang pertama, dimulai dari tanda rambu lalu lintas dekat pertigaan jalan Raden Saleh sampai ke depan tanda pintu masuk IGD, dan yang kedua dimulai dari tiang listrik sampai dengan bank BNI tepat disamping rumah sakit.

Baca Juga:  Melihat Peran Senen Mustakim di Kasus Korupsi Pengadaan Randis Elite Lampung Timur

Apriansyah (42), salah satu petugas parkir RS Bumi Waras, mengaku sengaja memarkirkan kendaraan di bahu jalan.

Kata dia, mobil yang terparkir depan tiang listrik samping RS tersebut memang sengaja diparkirkan di bahu jalan tepatnya disamping RS Bumi Waras lantaran area parkir yang berada didalam gedung sudah penuh.

Tak hanya itu, area parkir dipinggir jalan itu memiliki pajak pertahun yang digabungkan dengan uang pajak pada area parkir didalam gedung. Pajak tersebut nantinya disetorkan pada pihak rumah sakit yang selanjutnya diserahkan pada Dinas Perhubungan.

“Lagipula kalau udah ramai mau ditarok mana? Kalau Dishub mau kasih tempat ya silahkan nggak apa. Selama nggak menganggu lalu lintas dan dari polisi tidak mempermasalahkan ya saya kira lancar aman aja lalu lintasnya,” jelasnya, Selasa (28/1).

Baca Juga:  Perusahaan Otobus Persoalkan Tarif

“Tapi kalau memang dishub mempermasalahkan ya terpaksa kita pindahkan. Karena itu, parkiran saya ini kan masih resmi, masih satu area dengan parkiran yang didalem rumah sakit. Parkiran saya dari tiang listrik sampe ke bank BNI,” tutur Apriansyah, sembari menunjukkan area parkir miliknya.

Namun meskipun begitu, Yutik, salah satu petugas parkir yang berada tepat didepan plank pintu masuk IGD mengaku tugasnya hanya untuk sampingan saja. Lantaran dirinya bukan petugas resmi dari rumah sakit.

“Ya kalau saya ini aslinya cuman mau membantu aja. Karena kan kadang kalau parkiran yang didalem udah penuh, trus orangnya ingin parkir cuma bentar. Jadi saya ya bantu buat merapihkan aja. Mau dikasih duit ya diterima, enggak ya nggak apa-apa,” ungkap Yutik.(LIA/MAT)

Baca Juga:  Aguy... Gubernur Lampung Arinal Djunaidi Potensi Kena Covid
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top