Bandar Lampung

Ramai-Ramai Dukung Jadi Wamen BUMN, Muzzamil : Andi Desfiandi, Visioner dari Lampung

Andi Desfiandi bersalaman dengan Presiden Jokowi dalam forum Rakernas I Bravo-5, di Ancol, Jakarta Utara, 9-10 Desember 2018. | Bravo-5

BANDAR LAMPUNG – Mantan aktivis 1998 asal Lampung Muzzamil buka suara terkait finalisasi konsolidasi pengisian pos kabinet pascapelantikan Kabinet Indonesia Maju 2019-2024 Presiden Joko Widodo (Jokowi) – Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin.

Kali ini, relawan militan Jokowi-Ma’ruf Amin ini coba ‘tunjuk hidung’. Ia ikut mengusulkan nama cendekiawan ekonomi, pengusaha, aktivis, akademisi, dan pentolan relawan Lampung Dr Andi Desfiandi MA menjadi salah satu Wakil Menteri (Wamen) BUMN mendampingi Menteri BUMN Erick Thohir.

Keterangan tertulisnya di Bandarlampung, Kamis (24/10/2019) menyebutkan, selaku warga negara dan relawan pendukung, dia mengetuk hati Presiden Jokowi, Wapres Ma’ruf, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, dan Menteri BUMN Erick Thohir secara seksama sejenak menemukenali dan menimbang usulannya.

“Ini bukan soal haus jabatan, bukan soal pamrih ekonomi politik. Bicara pengabdian. Andi Desfiandi saya nilai kompeten. Ia orang yang telah selesai dan mampu berdamai dengan dirinya sendiri,” ungkap Muzzamil, Kasatgas Opini Publik Bravo-5 Lampung ini.

Andi, sambung dia, diusulkannya melengkapi pengusul lain sebelumnya, seperti anggota DPR RI dapil Lampung Mukhlis Basri dan Bambang Suryadi, Sekretaris Umum Dewan Pengurus Yayasan Desapolitan Indonesia (Desindo) Ahmad Muslimin, dan keluarga besar Perhimpunan Bravo-5 Lampung.

Baca Juga:  DPRD Bandar Lampung Bantu Korban Gempa dan Tsunami

Ketua Yayasan Pendidikan Alfian Husin itu, kata dia, cendekiawan tulen yang visioner. Banyak aktivis pergerakan rakyat Lampung mendorongnya jadi intelektual organik sejati.

“Andi Desfiandi pernah ditawari memimpin BUMN usai pilpres 2014, tapi ia menolak. Dia inisiatif sendiri konsolidasikan pemenangan capres-cawapres Jokowi-JK pilpres 2014, bikin organ Waroeng Jokowi. Jokowi-JK menang, dia kembali ke habitat,” kisahnya.

Ia menegaskan, kini era berbeda. Ibu Pertiwi memanggil. Cokol kuat radikalisme, aksi proksi, jebakan middle trap economy, kebutuhan inti BUMN go internasional, kapitalisasi ruang bonus demografi, dan kedalaman orientasi hasil dari modalitas tata kelola sekitar Rp8.400 triliun aset BUMN Indonesia demi valuasi kapital korporat sekaligus sebesar-besarnya kemakmuran rakyat, butuh tangan cekatan putra-putri terbaik bangsa,” beber dia.

Visi Presiden 2019-2024, Terwujudnya Indonesia Maju Yang Berdaulat, Mandiri, dan Berkepribadian Berlandaskan Gotong Royong, secara revolusioner butuh finishing touch tim kabinet yang bukan semata sesuai selera Presiden, lebih jauh sebangun dengan tuntutan percepatan progresif pengupayaan realisasi terarah dan terukur pembangunan nasional sesuai aras RPJMN 2020-2024.

Baca Juga:  Diminta Pengusaha Untuk Sosialisasi Tapping Box, Yanwradi : Bakso Sony Jangan Banyak Omong

“Beleid Pasal 10 berikut penjelasan Pasal 10 Undang-Undang 39/2008 tentang Kementerian Negara telah terang-benderang sebutkan, bila dipandang perlu Presiden dapat mengangkat¬†Wakil Menteri pada kementerian tertentu, tetapi jabatannya pejabat karir dan tidak merupakan anggota kabinet,” jelasnya.

BUMN, lanjutnya, tergolong urusan tertentu dalam pemerintahan yang merupakan urusan pemerintahan dalam rangka penajaman, koordinasi, dan sinkronisasi program pemerintah.

“Tajam diskusi memutuskan diri usulkan Andi Desfiandi ini. Kami dari Lampung mewakafkan yang bersangkutan untuk dikaryakan negara. Usulan ini tulus, no fulus. Kami ingin duta Lampung ikut andil aktif beri nuansa profetik Nawacita II dalam masa bakti Kabinet Indonesia Maju,” tutupnya.

Muzzamil menapaki rekam jejak Andi. Saat jabat Rektor Institut Bisnis dan Informatika (IBI) Darmajaya dua periode, 2006-2015, ia mengenalkan konsepsi ‘technopreneur’ jadi jawaban kebutuhan riil link and match antara institusi pendidikan tinggi dengan jejaring inovasi dan pasar industri vokasi digital.

Diketahui, Andi Desfiandi adalah doktor ekonomi alumnus Universitas Padjadjaran Bandung. Dua periode, ia menjabat Ketua Ikatan Alumni Unpad Komisariat Daerah Lampung 2015-2021.

Kini menjabat Ketua Bidang Ekonomi DPP Perhimpunan Bravo-5, selain Ketua Bravo-5 Lampung, Ketua Lembaga Pengembangan Ekonomi NU Lampung, dan aktif di berbagai ormas dan organisasi profesi.

Baca Juga:  Gubernur Lampung Dukung dan Perjuangkan Lampung Ibu Kota Pemerintahan RI, Tim: Alhamdulillah

Sebut saja, salah satu Ketua DPP Apperti (Asosiasi Penyelenggara Pendidikan Tinggi Indonesia), pegiat Innovator 4.0 Indonesia Xtended Chapter Lampung, inisiator/Ketua Harian Tim Relawan DKI Lampung, penasihat ISEI Lampung dan Aptikom Lampung, pembina perguruan bela diri pencak silat Tjakra Sejati dan Kesatria Tarung Sejati (KTS) Lampung, Ketua Dewan Pembina Desindo, dan Himpunan Musisi Lampung.

Dikenal luas pimpinan organ relawan swadiri Waroeng Jokowi pilpres 2014, kiprahnya kian berkibar pada pilpres 2019. Aktif blusukan memenangkan Jokowi-Ma’ruf Amin, salah satunya dikenang harum saat memimpin jejaring relawan melakukan aksi tanggap darurat bencana tsunami pascaerupsi Gunung Anak Krakatau Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan akhir 2018, dan memimpin panitia Deklarasi Forum Persatuan Alumni Perguruan Tinggi dan SMA se-Lampung Bersatu for Jokowi-Amin, Maret 2019.(LS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top