Bandar Lampung

Putra Lampung & Apa Saja yang Dilakukan di Balik Penerimaan Anugerah WBBM untuk Kejari Pekanbaru

Putra Lampung & Apa Saja yang Dilakukan di Balik Penerimaan Anugerah WBBM untuk Kejari Pekanbaru
Putra Lampung & Apa Saja yang Dilakukan di Balik Penerimaan Anugerah WBBM untuk Kejari Pekanbaru

Kejaksaan Negeri Pekanbaru memperoleh anugerah atas predikat WBBM. Foto: Dokumentasi Kejaksaan Negeri Pekanbaru.

Suluh.co – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi [KemenPAN-RB] menggelar acara apresiasi dan penganugerahan Zona Integritas [ZI] menuju Wilayah Bebas dari Korupsi [WBK] dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani [WBBM] di Jakarta, Senin, 21 Desember 2020.

Kejaksaan Agung salah satu lembaga yang turut dalam kegiatan ini. Mengutip keterangan Kepala Pusat Penerangan Hukum [Kapuspenkum] Kejaksaan Agung Leonard Simanjuntak, banyak jajaran dari Kejaksaan Agung yang menerima dan memperoleh apresiasi dalam kegiatan itu. Di antara penerima apresiasi: ada Kejaksaan Negeri Pekanbaru.

Kejaksaan Negeri Pekanbaru menyabet WBBM. Sebelumnya Kejari Pekanbaru sudah mengantongi predikat WBK.

Baca Juga:  Pemprov Lampung Minta Masyarakat Waspadai Penipuan Berkedok Undian

Di balik hal itu, ada sosok Andi Suharlis. Ia adalah putra asal Provinsi Lampung. Lahir di Kabupaten Lampung Selatan, tahun 1974 silam. Andi Suharlis pernah menjalani penugasan di Komisi Pemberantasan Korupsi [KPK] selama 10 tahun.

“Alhamdulillah pada tanggal 21 Desember ini, Kejari Pekanbaru bisa mempertahankan predikat WBK-nya, dan meningkatkan lagi ke WBBM,” ujar Kepala Kejaksaan Negeri Pekanbaru Andi Suharlis dalam keterangan tertulisnya yang diterima Suluh.co, Senin malam.

Putra Lampung & Apa Saja yang Dilakukan di Balik Penerimaan Anugerah WBBM untuk Kejari Pekanbaru

Andi Suharlis memegang perolehan atas predikat WBBM yang diraih Kejaksaan Negeri Pekanbaru.

Ia menuturkan, bahwa predikat ini dapat diperoleh Kejaksaan Negeri Pekanbaru berkat kerjasama dan sesuai dengan instruksi Kepala Kejaksaan Tinggi Riau Mia Amiati.

Baca Juga:  Kemenpan-RB Tetapkan 284 Formasi CPNS untuk Mesuji

”[Kita raih berkat] kerja sama tim serta arahan dari Kajati Riau Mia Amiati. Dengan cara bahu-membahu antara tim IT [Informasi dan Teknologi] dan tim lainnya untuk bisa menciptakan layanan yang terintegrasi dan digitalisasi,” tuturnya.

Klaim Andi Suharlis yang berkaitan dengan penggunaan tim IT dan cara Kejaksaan Negeri Pekanbaru melihat era digitalisasi: tidak muluk-muluk.

Kekinian, platform Facebook masih selalu menjadi primadona di era digitalisasi bagi masyarakat.

Mengintip penggunaan platform Facebook sebagai sarana penunjang perolehan WBBM tadi, Kejaksaan Negeri Pekanbaru terbilang aktif dan rajin: menyebarluaskan dokumentasi dari setiap kegiatannya.

“Kepada masyarakat, stakeholder, dan teman-teman media di Kota Pekanbaru. Karena tanpa dukungan, kita tidak akan dapat predikat ini, karena itulah parameter yang dinilai oleh Menpan RB, respon masyarakat, stakeholder, dan media, jadi saya ucapkan terimakasih,” ungkap Andi Suharlis.

Baca Juga:  Dinkes Lampung Langsung Lidik Kasus Keracunan Makanan, Ini Rinciannya

Reporter: Ricardo Hutabarat

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top