Modus

PPK Randis Bupati Lampung Timur Divonis 18 Bulan

PPK Randis Bupati Lampung Timur Divonis 18 Bulan/WAN

Suluh.co – Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Suherni, pengadaan kendaraan dinas (randis) bupati dan wakil bupati Kabupaten Lampung Timur (Lamtim) tahun anggaran 2016, divonis 18 bulan penjara, Senin (12/4).

Putusan tersebut sama dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang sebelumnya menuntut Suherni selama 18 bulan pidana penjara dan denda sebesar Rp50 juta subsider enam bulan kurungan.

Atas putusan tersebut JPU dan terdakwa melalui tim penasehat hukum, Firdaus Pranata Barus menyatakan pikir-pikir.

Suherni dinyatakan terbukti secara sah dan bersalah telah melakukan perbuatannya. Sesuai dengan dakwaan kedua Pasal 3 UU Nomor 31 Tahun 1999, tentang pemberantasan tipikor, junto Pasal 18 Ayat 1 UU Nomor 31 Tahun 1999, sebagaimana telah dirubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan tipikor junto Pasal 55 Ayat 1 ke 1 KUHP.

Baca Juga:  Tak Miliki Biaya, Mahasiswa Berprestasi Asal Lampung Timur Putus Sekolah

“Sedangkan hal meringankan terdakwa bersikap sopan dalam persidangan dan terdakwa belum pernah dihukum,” ucap Majelis Hakim Siti Insirah.

Sebelumnya, sidang putusan ketiga terdakwa ini dibacakan secara terpisah. Kedua terdakwa lain yakni Dadan Darmansyah dan Aditya Karjanto.

Dalam tuntutannya, Aditya Karjanto, Direktur PT Topcars Indonesia dikenakan pasal dan tuntutan hukuman yang sama dengan terdakwa lainnya.

Namun dengan membebankan uang pengganti (UP) kerugian negara kepadanya yang sebesar Rp686.911.670, subside pidana kurungan badan selama satu tahun.

Sementara, Darmansyah, selaku ASN Ketua Pokja juga dikenakan vonis yang sama.

Diketahui, terdakwa Suherni sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) terungkap ada kegiatan pengadaan alat-alat angkutan darat bermotor-jeep tahun 2016.

Baca Juga:  Bupati Lampung Timur Chusnunia Chalim Lempar Senyuman Saat Ditanya Kasus Suap Lampung Tengah

Halitu berupa pengadaan kendaraan dinas bupati dengan kapasitas mesin 2.700 Cc dan wakil bupati Kabupaten Lampung Timur dengan kapasitas mesin 2.500 Cc, dengan nilai anggaran sebesar Rp2.676.000.000.

Terdakwa Suherni, selaku PPK memenangkan PT Topcars Indonesia yang merupakan showroom, bukan merupakan perusahaan Agen Tunggal Pemegang Merk (ATPM) Toyota untuk pengadaan randis Toyota LC  PRADO dan Toyota new harrier tahun 2016.

Dari 15 peserta lelang, PT Topcars Indonesia menang dengan harga penawaran sebesar Rp2.606.460.000.

 

Reporter : Agung Kurniawan

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top