Modus

Polri Diminta Sikat Hacker Proyek Kabupaten Lamteng

Massa dari LSM Masyarakat Lampung Pelopor Tolak Korupsi Anggaran atau Malapetaka di Mapolda Lampung/WAN

Suluh.co – Massa dari LSM Masyarakat Lampung Pelopor Tolak Korupsi Anggaran atau Malapetaka, meminta jajaran Polri membongkar sangkaan praktek hacker terkait tender proyek pada ULP Kabupaten Lampung Tengah tahun anggaran 2021.

Hal itu terlontarkan saat mereka menggelar aksi damai di Markas Polda Lampung, Jumat (2/7).

Koordinator Aksi LSM Malapetaka, Riswan, menjelaskan, dugaan penggunaan jasa hacker ini timbul dikarenakan adanya beberapa peserta lelang yang melakukan penawaran terkait pengadaan barang dan jasa dibeberapa OPD.

Hal tersebut nampak pada OPD di BPBD, yang pada beberapa kegiatan seperti di Jalan Kesuma Jaya – Bekri Rp2.226.439.000, Jembatan Ratna Chaton Seputih Raman Rp2.550.849.000, Jembatan Kali Dadi-Kali Rejo Rp2.069.948.000, Jembatan Putra Lempuyun Way Pengubuan Rp2.747.764.000.

Baca Juga:  Polsek Cukuh Balak Amankan Pelaku Pencurian Hewan Ternak

“Harga penawaran yang tercantum di informasi lelang ULP Kabupaten Lamteng, berbeda dengan harga penawaran yang sebenarnya dilakukan oleh rekanan. Sehingga menyebabkan penawaran oleh beberapa rekanan gugur karena nilai penawarannya turun sangat rendah dan mendekati HPS dan ini sangat merugikan bagi rekanan yang memasukan penawaran yang seharusnya sesuai dengan aslinya,” papar Riswan.

Terlebih adanya dugaan bahwa oknum yang menggunakan jasa hacker adalah pemain lama ditambah lagi adanya dugaan campur tangan pejabat tinggi Lamteng yang main mata dengan pihak rekanan.

 

Reporter : Agung Kurniawan

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top