Modus

Polres Pesawaran Bentuk Tim Usut Diksar Unila

Aga Trias Tahta, mahasiswa FISIP Unila, yang tewas saat mengikuti Diksar UKM Cakrawala/Istimewa

PESAWARAN – Kasus dugaan penganiayaan yang dialami empat orang mahasiswa Universitas Lampung (Unila) yakni Aga Trias Tahta, Aldi Darmawan, Frans Salsa Romando, serta Akbar Romeo, saat mengikuti pendidikan dasar (diksar) UKM Cakrawala bagi mahasiswa pencinta alam terus bergulir.

Pasalnya dalam kegiatan diksar yang menewaskan Aga Trias Tahta, pihak kepolisian dari Polres Pesawaran telah menerima laporan adanya dugaan tindak penganiayaan yang dialami empat orang mahasiswa.

“Saat ini, kami sudah membentuk tim guna melakukan penyelidikan atas peristiwa yang menelan korban jiwa tersebut,” jelas Kapolres Pesawaran AKBP Popon Ardianto Sunggoro, Rabu (2/10).

Baca Juga:  Hasil Tak Memuaskan, Agrowisata Unila Dibongkar

Menurutnya, sejauh ini pihaknya baru menerima dua laporan berikut bukti hasil visum yang diwakilkan oleh pihak keluarga korban.

“Dalam waktu dekat ini akan melakukan pemanggilan terhadap panitia penyelenggara kegiatan, untuk dimintai keterangan terkait kasus dugaan penganiayaan hingga memakan korban jiwa,” tegas Kapolres.

Sebelumnya, empat orang mahasiswa Unila yang mengikuti diksar UKM Cakrawala bagi mahasiswa pencinta alam, di Kawasan Gunung Betung, Kabupaten Pesawaran, diduga mengalami tindak kekerasan yang dilakukan para seniornya.

Dalam peristiwa tersebut, satu orang mahasiswa meninggal dunia atas nama Aga Trias Tahta. Sementara tiga orang lainnya terpaksa dirawat di rumah sakit akibat mengalami luka lebam pada sekujur tubuhnya.

Korban Aga Trias Tahta, dinyatakan para seniornya meninggal dunia pada hari Minggu lalu, akibat mengalami kelelahan usai mengikuti diksar yang diadakan pihak kampusnya.

Baca Juga:  Oknum Pejabat BI Lampung Dilaporkan atas Dugaan KDRT

Meski dinyatakan meninggal dunia akibat kelelahan. Namun, pihak keluarga curiga dengan kematian Aga lantaran disekujur tubuhnya terdapat luka lebam. Atas dasar kecurigaan itu, pihak keluarga meminta polisi mengusut tuntas sebab kematian mahasiswa semester pertama fakultas FISIP tersebut.(TS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top