Politik

PK Yusuf Kohar Tak Diterima

Mantan Wakil Walikota Bandarlampung Yusuf Kohar/Ist

Suluh.co – Mahkamah Agung RI, telah memutuskan perkara peninjauan kembali (PK) yang diajukan pemohon Muhammad Yusuf Kohar tidak dapat diterima atau NO “Niet Ontvaarkelijk Verklaard” sesuai dengan nomor perkara 2 PK/ PAP/ 2021.

Muhammad Yunus selaku Koordinator Tim Advokasi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandar Lampung Eva-Deddy, sebagai termohon PK menyatakan, MA secara tegas memutus NO permohonan PK dengan kewenangannya untuk memeriksa dan mengadili perkara PK, tertanggal 1 Maret 2021, sebagaimana tertuang dalam sistem informasi kepaniteraan Mahkamah Agung.

“Sejak awal kita telah yakin, permohonan tersebut akan diputus tidak akan diterima. Karena secara hukum tidak ada upaya hukum PK dalam sengketa hukum pilkada,” ujar Yunus didampingi Juendi Leksa Utama dan Supriyanto di kantornya, Selasa (2/3).

Baca Juga:  Direktur Rakata Institute Dicecar 20 Pertanyaan

Selain itu, permohonan PK yang diajukan pemohon Yopi Hendro juga tidak  diterima, sesuai dengan nomor perkara 1 PK/ PAP/ 2021.

Pihaknya juga harus menghormati upaya pemohon yang telah maksimal berusaha menggunakan upaya hukum luar biasa dengan mengajukan PK. Meskipun, dalam UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada tidak dikenal adanya upaya PK.

“putusan MA terdahulu jelas telah selesai sesuai pasal 137A ayat 9 UU 10/2016. Dan itu telah berkekuatan hukum bersifat final dan mengikat,” ujarnya.

Untuk itu, telah diputusnya perkara a quo. Maka semua para pihak wajib menghormati dan patuh terhadap putusan mahkamah agung. Apalagi walikota dan wakil walikota Bandar Lampung telah resmi dilantik serta menjalankan pemerintahannya sejak tanggal 26 Februari 2021 lalu.

Baca Juga:  DPC Partai Garuda Lamsel Optimis Raih Kursi DPRD Di Pileg

Dalam situs kepaniteraan mahkamah agung tercatat tim yudisial dengan Majelis hakim Yodi Martono Wahyunadi, Yosran dan Sunarto, dengan Panitera Pengganti Michael Renaldy Zein.

 

Reporter : SUL/RLS

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top