Daerah

Pimpinan Puskesmas Cangkrep Diadukan ke DPRD Purworejo

Pimpinan Puskesmas Cangkrep Diadukan ke DPRD Purworejo/MAS

Suluh.co – Ancaman yang dilakukan oleh pimpinan Puskesmas Cangkrep, Kabupaten Purworejo kepada 3 pegawai menimbulkan ketidakharmonisan.

Perwakilan pegawai Puskesmas Rusmiyatun, Junet pelaksana gizi, Sribudi Ningsih dan Widaryanti bidan pelaksanaan, adukan pimpinan Puskemas ke DPRD Kabupaten Purworejo, pada Kamis (26/8).

Kedatangan perwakilan pegawai Puskesmas tersebut diterima oleh Ketua DPRD Dion Agasi, anggota Komisi 4 Muhammad Abdullah dan beberapa dewan lainnya.

Sribudi Ningsih, perwakilan aspirasi menyampaikan, ketidaknyamanan dirasakan oleh para pegawai dikarenakan adanya kesenjangan antara pimpinan dan pegawai, selain itu juga ada ancaman perpindahan pegawai dengan unsur suka tidak suka oleh pimpinan.

Selain itu pihaknya merasa kurangnya ada keterbukaan terkait JKN di puskesmas selama ini.

Baca Juga:  Kembali Raih WTP ke-7, Pemkab Purworejo Diganjar Dana Insentif Hingga Rp53 Miliar

“Kami sudah menyampaikan permasalahan ini kepada kepala dinas kesehatan dan ke Sekda Purworejo, namun hingga saat ini belum ada tindakan yang pasti untuk menyelesaikan permasalahan ini,” ungkapnya.

Rusmiyatun menambahkan, banyak kordinasi yang tidak bagus terjadi, adanya diskriminasi.

“Ada kubu-kubuan di dalam Puskesmas, pimpinan lebih menyukai pegawai muda sedangkan koordinasi harusnya dikomunikasikan juga dengan yang tua, khususnya yang lebih berpengalaman untuk mendapatkan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat,” terangnya.

Dion Agasi menanggapi, yang disampaikan teman-teman pihaknya akan menelaah secara obyektif, karena ini masih satu pihak.

“Pertama mereka menyampaikan transparasi anggaran, kedua tentang komunikasi yang kurang baik antara pimpinan dan pegawai ada sumbatan yang mengganggu kinerja rekan-rekan. Kami akan melihat lebih obyektif, karena ini adalah PNS kami akan koordinasi dengan sekda,” kata Dion.

Baca Juga:  Sanggar Seni Swastika Wakili Kabupaten Purworejo di Event Bersamaan

Sementara, Muhammad Abdulah menambahkan, pelayanan kepada masyarakat harus diutamakan terlebih di masa pandemi. Terkait yang diadukan tenaga kesehatan, haltersebut akan jadi informasi untuk melangkah selanjutnya.

 

Reporter : Mahestya Andi Sanjaya

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top