Ekonomi

Perusahaan & UMKM, Daftar Apindo Lampung Award 2021: Best Pandemic Resilience Business Yuk?

DPP Apindo Lampung membuka pendaftaran bagi badan usaha, perusahaan, UMKM-IKM di Lampung yang berminat mengikuti ajang Apindo Lampung Award 2021, bertema Penghargaan Untuk Bisnis Tangguh Pandemi atau Best Pandemic Resilience Business Award, Juni-Juli 2021. | Foto: Kolase Inshot/Apindo

Suluh.co — Satu lagi kabar baik masih ditengah keberdalaman situasi serba sulit, serba terbatas, serba dibatasi, gegara imbas keterpurukan ekonomi ulah pandemi COVID-19, bersamaan pertempuran hebat dengan kegigihan long march anak negeri berjibaku berkeringat tanggulangi dampak krisis kesehatan sekaligus krisis ekonomi setapak program percepatan penanganan pandemi dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) hingga kini.

Kabar baik, bagi badan usaha, perusahaan manufaktur-nonmanufaktur, baik skala kecil, menengah, dan besar, termasuk usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan industri kecil menengah (IKM) di seluruh wilayah Bumi Ruwa Jurai Lampung. Tanpa terkecuali.

Dihadirkan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), dalam hal ini Dewan Pengurus Provinsi (DPP) Apindo Lampung 2021-2026. Dipimpin ketuanya, pengusaha cum aktivis, pemilik Emerald Hill Residence Sukamaju, Telukbetung Timur, Bandarlampung, yang juga Bendahara Yayasan Alfian Husin –pengampu institusi bisnis pendidikan, hospitality, advokasi hukum, startup, dan sosiopreneurship, yakni TK-SDIT Pelangi Kedaton, SD-SMP-SMA Darma Bangsa, IIB Darmajaya, Pondok Pesantren Modern Annida Jatiagung Lampung Selatan, RSIA Belleza Kedaton Bandarlampung, Emerald Hill Residence Telukbetung Timur dan Kedamaian Mansion Bandarlampung, d’Hasanah Residence, LBH Darmapala, dan Darmajaya Digital Solution (DJ Corp).

Serta diketahui sosiopreneur aktif, dimana dia dikenal Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pejuang Bravo Lima (PBL) Lampung 2020-2025. Juga, Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Shotokan Kandiaga Indonesia (Shokaido) Lampung 2019-2024, Ary Meizari Alfian.

Yang secara resmi, dengan sepenuh jiwa dan segenap kerendahan hati, membesut tajuk program apresiasi dan penghargaan Apindo Lampung Award 2021.

Untuk helat perdana, DPP Apindo Lampung ingin turut menyejarahkan rekam jejak jerit jibaku bertahan hadapi segala kemungkinan termasuk hingga harus cerdas menghadapi risiko terburuk dihantubayangi kebangkrutan bin kepailitan usaha, sampai dengan derap kepasrahan massal, sekaligus dilingkupi, diselimuti, dibaluti bongkah optimisme dan ketangguhan seluruh lini sumberdaya usaha produksi hadapi kepungan pagebluk musuh terbesar 7,8 miliar manusia planet Bumi.

Yang atas berkat rahmat Allah Tuhan Yang Maha Kuasa dengan didorong keinginan kuat yang luhur, telah terbukti tahan uji –teruji, mampu bertahan selemah-lemahnya iman sampai dengan detik ini, menanggulangi dampak krisis terbesar –di dunia abad ini, dan terberat –pascakrisis 1998 dan 2008 di Tanah Air. Tahan banting, tahan uji.

Baca Juga:  Apindo Lampung Ajak Serikat Buruh Bangkitkan kembali Ekonomi

Ya, ini apresiasi bagi kalangan dunia usaha. Inilah apresiasi bagi segenap perusahaan sebagaimana dimaksud di atas. Berangkat dari isu stratejik keampuhan ketangguhan daya tahan terhadap dampak pandemi. Ini.

Melalui penggodokan masak yang ditala oleh tim pengusaha/profesional pengurus Bidang Ketenagakerjaan, Jaminan Sosial, Advokasi DPP Apindo Lampung, Penghargaan Untuk Bisnis Tangguh Pandemi atau Best Pandemic Resilience Business Award dibesut jadi tema raya Apindo Lampung Award 2021.

” Ini penghargaan yang diberikan Apindo Lampung bagi pelaku bisnis di Lampung yang mampu bertahan atasi guncangan ekonomi akibat pandemi COVID-19,” kata Ary Meizari Alfian dalam keterangan persnya, di Bandarlampung, Senin 7 Juni 2021.

Ary menerangkan latar belakang inisiasinya, pandemi COVID-19 mengguncang hebat iklim dunia usaha Lampung. Sehingga perlu strategi dan komitmen luar biasa para pelaku bisnis mengatasi tantangan tersebut.

Dari itu kata Ary Meizari, Apindo Lampung memandang perlu penghargaan sebagai upaya memberikan apresiasi kepada pelaku bisnis yang dengan gagah berani menang tempur berhasil atasi tantangan tersebut.

Sekaligus, dapat dijadikan sebagai inspirasi bagi pelaku bisnis yang lain, sebagai sarana berbagi pengalaman terbaik, dan penguatan di kalangan pelaku bisnis. Sederhananya, getok tular (replikasi-duplikasi) praktik baik atau best practice dan success story.

Periode penilaian peserta program, limitatif mengacu mula pandemi Maret 2020, hingga Maret 2021. “Kami kelompokkan kategori penghargaan berdasarkan kriteria penilaian, yaitu Gold, Silver, Bronze,” imbuh Ary.

Kriteria Penilaian

Ary, didampingi calon sekretaris Yanuar Irawan, calon bendahara Darussalam, dan calon Ketua Bidang Ketenagakerjaan, Jaminan Sosial, dan Advokasi DPP Apindo Lampung 2021-2026 Arif Syaifuddin Zuhri, merinci empat cakupan kriteria umumnya.

Yakni, pertama, kesehatan keuangan badan usaha/perusahaan. Kedua, kesejahteraan buruh/pekerja. Ketiga, protokol kesehatan cegah kendali COVID-19 lingkup perusahaan.

Keempat, TJSL (Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan) perusahaan khususnya dalam penanggulangan dampak pandemi COVID-19 bersama pemerintah/lembaga terkait bagi masyarakat dan kesehatan lingkungan hidup.

Kategori Gold

Untuk kategori Gold, indikator kesehatan keuangan tidak mengalami penurunan profit, keterlambatan pembayaran kewajiban pajak dibuktikan dengan pernyataan tertulis dari pimpinan/direktur keuangan perusahaan, dan keterlambatan pembayaran kewajiban iuran rutin Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan dengan bukti keterangan tertulis dari BPJS Naker.

Kemudian, indikator kesejahteraan buruh/pekerja: tidak ada pengurangan hak baik upah/gaji pokok, fasilitas buruh/pekerja, tunjangan hari raya (THR) keagamaan, dan BPJS (dibuktikan dengan pernyataan tertulis dari pimpinan Serikat Buruh/Serikat Pekerja).

Baca Juga:  Sinergi Kemitraan Telkom dan Apindo Lampung Berdayakan UMKM

Kemudian, indikator protokol kesehatan: ada standart operational procedure (SOP) tertulis tentang protokol kesehatan termasuk sistem penghargaan dan hukuman atau reward and punishment, penyediaan fasilitas sarana dan prasarana protokol kesehatan COVID-19, dan ada kepanitiaan atau unit pelaksana pengawasan khusus (Satgas Penanganan) pelaksanaan protokol kesehatan COVID-19.

Dan indikator TJSL, memiliki kontribusi atau program khusus penanggulangan pandemi dan/atau dampak pandemi COVID-19 bagi masyarakat (utama sekitar) dan kesehatan lingkungan atau pemerintah setempat yang dibuktikan dengan surat keterangan tertulis dari lembaga mitra/instansi terkait/Forum CSR Lampung.

Kategori Silver

Lalu untuk kategori Silver, indikator kesehatan keuangannya hanya dinilai tidak ada keterlambatan pembayaran kewajiban iuran rutin BPJS Ketenagakerjaan, dibuktikan dengan keterangan tertulis dari BPJS Naker.

Indikator kesejahteraan buruh/pekerja sama,
tidak ada pengurangan hak upah/gaji pokok, fasilitas buruh/pekerja, THR keagamaan, dan BPJS (dibuktikan dengan pernyataan tertulis dari pimpinan Serikat Buruh/Serikat Pekerja).

Kemudian, indikator protokol kesehatan: ada SOP tertulis protokol kesehatan termasuk reward and punishment, ada kepanitiaan/pelaksana pengawasan khusus (Satgas) pelaksanaan protokol kesehatan COVID-19.

Indikator TJSL juga sama, ada kontribusi/program khusus penanggulangan pandemi dan/atau dampak pandemi COVID-19 bagi masyarakat dan kesehatan lingkungan atau pemerintah setempat, dibuktikan dengan keterangan tertulis lembaga mitra/instansi/Forum CSR Lampung.

Kategori Bronze

Kategori Bronze, indikator kesehatan keuangannya senada kategori Silver, hanya dinilai tidak ada keterlambatan pembayaran kewajiban iuran rutin BPJS Ketenagakerjaan, dengan bukti keterangan tertulis BPJS Naker.

Indikator kesejahteraan buruh/pekerja sama,
tidak ada pengurangan hak upah/gaji pokok, fasilitas buruh/pekerja, THR keagamaan, dan BPJS (dibuktikan dengan pernyataan tertulis dari pimpinan Serikat Buruh/Serikat Pekerja).

Untuk indikator protokol kesehatan, dinilai hanya dijalankannya protokol kesehatan, ada fasilitas protokol kesehatan COVID-19, dan menjalankan penuh kewajiban protokol pakai masker, jaga jarak fisik dan sedia wastafel.

Indikator TJSL sama, ada kontribusi/program khusus penanggulangan pandemi dan/atau dampak pandemi COVID-19 bagi masyarakat dan kesehatan lingkungan atau pemerintah setempat, dibuktikan dengan keterangan tertulis lembaga mitra/instansi/Forum CSR Lampung.

“Teknisnya, bagi badan usaha, perusahaan, UMKM-IKM yang berminat mendaftar, sila hubungi langsung sekretariat DPP Apindo Lampung di Jalan Pagar Alam Nomor 61 Gang PU Kedaton Bandarlampung setiap hari dan jam kerja,” terang Ary kemudian.

Untuk korespondensi, pendaftar bisa cek detail ke nomor telepon 0721770013, atau nomor WhatsApp calon Ketua Bidang Ketenagakerjaan, Jaminan Sosial, dan Advokasi DPP Apindo Lampung 2021-2026, Arif Syaifuddin Zuhri di 08127216920, atau Rafli Pramudya, anggota bidang/Koordinator Seksi Kesekretariatan Panitia Apindo Award 2021 DPP Apindo Lampung, 081272861089.

Baca Juga:  APINDO Lampung dan Satmakura Indonesia Teken MoU Ketahanan Pangan, Ketua DPD RI Turut Menyaksikan

Tambahan informasi, masa pendaftaran dibuka hari ini 7 Juni. Selanjutnya, tim penilai terdiri unsur berkompeten latar akademisi, bisnis, birokrat, profesional dan lainnya akan melakukan penilaian administrasi, disusul penilaian dan verifikasi lapangan –khusus bagi perusahaan pendaftar masuk nominasi.

Adapun, pengumuman dan pemberian penghargaan Apindo Lampung Award 2021 ini akan digelar dan menjadi tangkai tiga hari puncak kegiatan pelantikan pengurus DPP Apindo Lampung 2021-2026 sekira pekan kedua atau ketiga Juli 2021 mendatang. Dan ssst, pemenang ketiga kategori otomatis bakal didaulat menjadi semacam duta bisnis tangguh Apindo Lampung kedepannya.

Mengunci keterangannya, Ketua DPP Apindo Lampung Ary Meizari Alfian menggugah. “Rekan-rekan pengusaha di Lampung yang kami banggakan, ayo ramaikan kesempatan baik ini. Mari terus perkuat sinergi, perkokoh kolaborasi, bergerak bersama Apindo bantu negara pulihkan ekonomi, manfaatkan semua fasilitasi aksesibilitas negara bagi dunia usaha melalui UU Cipta Kerja, terus kompak majukan dunia usaha di Lampung khususnya, di Indonesia umumnya,” ujar dia.

Demi mempersembahkan gelaran Apindo Lampung Award 2021 menjadi semacam “showcase” keberhasilan dunia usaha di Lampung yang kendati babak belur digasak pandemi berikut multidampaknya namun tetap terus tangguh berketahanan, sekaligus mendedahnya sebagai bagian upaya imaji baik bagi kebutuhan regenerasi/kaderisasi pengusaha lokal Tanah Lada, Ary menebar aura optimisme plus aroma positivisme.

“Bukankah, keberhasilan yang diwujudkan bersama-sama lebih indah dari sekedar persaingan berebut pengaruh dalam kawasan?” tanyanya diplomatis.

Sarjana ekonomi UKI Jakarta, teman kuliah Menteri BUMN Erick Thohir saat sama-sama S2 hingga sama-sama sabet gelar MBA pada National University, California, AS, 1993 ini, menukil sekaligus menerbangkan ingatan kita pada kalimat lugas Adlai Stevenson yang dialamatkan untuk Eleanor Roosevelt, di New York Times edisi 8 November 1962, halaman 34, diakui dunia, sarat makna ini.

“Lebih baik kita menyalakan lilin daripada mengutuk kegelapan. Salam Bisnis Tangguh dan Solid!” seru Ary Meizari, membersamai Ketua Dewan Pertimbangan DPP Apindo Lampung Ardiansyah, didampingi calon Kabid Ketenagakerjaan, Jaminan Sosial, dan Advokasi DPP Apindo Lampung 2021-2026 Arif Syaifudin Zuhri.

 

Reporter : SUL/Muzzamil

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top