Modus

Perdaya ABG Hingga Hamil Pemuda asal Natar Divonis 12 Tahun

Asusila/Ilustrasi

BANDAR LAMPUNG – Deni Harahap, pemuda 22 tahun asal Kecamatan Natar, Lampung Selatan ini, terbukti memperdaya gadis 17 tahun yang dikenalnya melalui Facebook hingga merenggut kesuciannya.

Deni harahap dijerat dengan pasal perlindungan anak dan divonis menjalani hukuman penjara selama 12 tahun. Sebelumnya dituntut oleh jaksa untuk menjalani hukuman pidana penjara selama 13 tahun lamanya, lantaran telah memperdaya gadis belia 17 tahun hingga hamil 3 bulan.

Deni dijerat dengan pasal 82, junto pasal 76 huruf D besar, UU RI No 17 Tahun 2016, tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU No 1 Tahun 2016, tentang perubahan kedua atas UU No 23 Tahun 2002, tentang perlindungan anak menjadi UU.

Baca Juga:  Warga Gang Damai Lakukan Karantina Mandiri dari Covid-19

“Menghukum terdakwa dengan hukuman pidana penjara selama 12 tahun dan denda sebesar Rp800 juta, dengan subsidair denda yaitu penjara selama dua bulan,” kata Hakim Ketua Ismail, dalam persidangan di Pengadilan Negeri Tanjung Karang, Bandar Lampung, Selasa (23/6).

Perkara tersebut bermula sekitar Oktober 2019 lalu, saat terdakwa mengenal korban AJ melalui Facebook, sampai keduanya bertukar nomor handphone untuk berhubungan kembali.

Setelah saling behubungan melalui handphone, akhirnya keduanya pun bertemu dan pada pertemuan yang kedua terdakwa mengajak korban untuk menemaninya  berkunjung ke rumah temannya di wilayah Bandar Lampung.

Namun, setelah korban dijemput oleh terdakwa, korban tak dibawa menuju tempat yang dikatakan oleh terdakwa, melainkan dibawa ke sebuah losmen di wilayah Pramuka, Bandar Lampung.

Baca Juga:  Polisi Limpahkan Tersangka Pencuri Motor ke Kejaksaan

Setelah korban dipaksa masuk ke dalam tempat penginapan, terdakwa pun mencekoki korban dengan minuman keras hingga tak sadarkan diri dan pada akhirnya terdakwa melampiaskan nafsu bejadnya.(TIN)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top