Modus

Penganiayaan, Siswa SMAN 9 Bandar Lampung Dilaporkan ke Polisi

Korban penganiayaan
siswa SMAN 9 Bandar Lampung/Suluh/JOS

BANDAR LAMPUNG – Siswa SMA Negeri 9 Berinisial FRH, dilaporkan ke Polda Lampung, karena diduga melakukan penganiayaan terhadap teman sekolahnya.

Korban penganiayaan ANM yang juga siswa SMAN 9 mendapatkan luka lebam di bagian matanya akibat dipukul FRH.

Tak terima anaknya dianiaya, orang tua korban, Kartika Wardani mengadukan FRH ke Polda Lampung.

Korban ANM diduga dianiaya saat mengikuti studi tour ke Yogyakarta pada akhir tahun lalu.

“Peristiwa tersebut terjadi saat makan malam di salah satu rumah makan sleman Yogyakarta,” ungkap Kartika Wardani, saat ditemui di Polda Lampung, Rabu (22/1).

Mengetahui anaknya menjadi korban pemukulan, orang tua korban meminta ANM langsung menyuruh sang anak untuk pulang ke Lampung.

Baca Juga:  Provinsi Lampung Berhasil Turunkan Angka Kelahiran

“Pelaku pemukulan itu sempat meminta maaf ke rumah saya, tapi ini harus dipertanggungjawaban secara hukum dari pihak sekolah,” ungkapnya.

Sementara pihak sekolah meminta agar kasus dugaan penganiayaan tersebut diselesaikan secara kekeluargaan dan memberikan kompensasi.

Ibu korban mengatakan, berdasarkan diagnosis dokter luka lebam pada mata anaknya dapat memicu penyakit katarak sebelum sang anak berusia 30 tahun.

Kartika Wardani berharap pihak SMAN 9 dapat memberikan keadilan yang seadil-adilnya kepada anaknya.

Terpisahj, ketua panitia studi tour SMAN 9 Bandar Lampung, Bambang, saat dihubungi mengatakan kejadian tersebut kemungkinan besar disebabkan salah paham.

Keluarga pelaku dan korban telah dimediasi oleh pihak sekolah dan berdamai.(JOS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top