Ekonomi

Pendemi Covid-19, UMKM Mesuji Babak Belur

Bengkel sepeda motor di Simpang Pematang, yang terdampak pandemi Covid-19/GUS

Suluh.co – Dampak global pendemi Covid-19 kian terasa di Mesuji, dalam 2 tahun terakhir.

Tak terkecuali sektor perekonomian yang bergerak di bidang jasa dan perdagangan milik individu ukuran kecil dan menengah.

Agus Gondrong, misalnya. Pemilik bengkel sepeda motor di Simpang Pematang ini terpaksa merumahkan tiga asistennya karena tak sanggup lagi memberi gaji.

Omzet yang semula mencapai Rp1,5 juta per hari kini hanya pada kisaran Rp50 ribuan saja. Dan itu, dirasakan juga oleh unit usaha sejenis lainnya.

Agus Gondrong, pemilik bengkel, mengaku terdampak pandemi Covid-19, ia belum pernah mendapatkan bantuan apapun dari pemerintah.

Baca Juga:  Lampura Klaim Sudah Lakukan Rapid Test Sejak Awal Pandemi

Padahal dirinya harus menghidupi keluarga, ditambah orang tua yang sudah lansia dan biaya sekolah ketiga anak anaknya.

“Omzet yang sebelumnya bisa mencapai Rp1,5juta per hari, kini Rp50 ribu saja belum tentu saya dapat dalam perharinya,” kata Agus, Senin (2/8).

Ia sangat berharap kepada pemerintah, agar mendapat bantuan sosial seperti warga yang lainnya.

 

Reporter : Agus Raharja

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top