Daerah

Pendapatan Daerah Kabupaten Way Kanan Turun 8,38%

Bupati Way Kanan Raden Adipati Surya/Istimewa

WAY KANAN – Bupati Way Kanan Raden Adipati Surya, memberikan Penyampaian Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara Perubahan (PPAS-P) Tahun Anggaran 2020, dalam paripurna di gedung DPRD setempat, Rabu (19/8).

Bupati Raden Adipati Surya, mengatakan, KUPA-PPAS Tahun 2020 ini disusun berdasarkan prioritas pembangunan Kabupaten Way Kanan yaitu percepatan penanganan bidang kesehatan, dampak ekonomi dan penyediaan jaring pengaman sosial akibat pandemi Covid-19.

Secara ringkas KUPA-PPAS APBD Tahun Anggaran 2020, dalam pendapatan daerah setelah perubahan sebesar Rp1,324 triliun, mengalami penurunan sebesar Rp121,126 miliar atau 8,38% dari sebelum perubahan sebesar Rp1,445 triliun.

“Hal ini disebabkan karena adanya penyesuaian dana transfer pusat yang mengakibatkan berkurangnya pendapatan daerah,” kata Bupati Raden.

Baca Juga:  30 Penjabat Kakam Dilantik, Raden Adipati Surya Ingatkan Soal Dana Desa

Dalam hal belanja daerah pada perubahan tahun 2020, sebesar Rp1,308 triliun, yaitu mengalami penurunan sebesar Rp101,989 miliar atau 7,23% dari sebelumnya sebesar Rp1,410 triliun.

Sementara, alokasi belanja terdiri dari Belanja Tidak Langsung sebesar Rp889,314 miliar atau mengalami kenaikan sebesar Rp71,424 miliar atau 8,73% dari sebelum perubahan sebesar Rp817,889 miliar.

Sedangkan alokasi untuk belanja langsung  direncanakan setelah perubahan sebesar Rp419,666 miliar atau mengalami penurunan sebesar Rp173,414 miliar atau 29,24% dari sebelum perubahan sebesar Rp593.080 miliar.

“Perubahan kebijakan ini dilakukan dengan cara refocusing dan realokasi belanja dalam rangka percepatan penanganan pandemi Covid-19,” jelas Adipati.

Selain itu, dari sisi penerimaan pembiayaan dianggarkan sebesar Rp15.740 miliar, sebelumnya diasumsikan sebesar Rp18 miliar. Sehingga terkoreksi sebesar Rp2,260 milyar atau 12,56%.

Baca Juga:  Dishut Lampung OTT Illegal Logging di Kawasan Register 32

Penerimaan pembiayaan tersebut bersumber dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran Tahun sebelumnya.

Sedangkan dari sisi pengeluaran pembiayaan dianggarkan sebesar Rp31,185 miliar, yang dialokasikan untuk penyertaan modal investasi pemerintah sebesar Rp6,394 miliar dan pembayaran pokok hutang sebesar Rp24,790 miliar.

Adipati juga menghimbau kepada semua masyarakat, untuk bersama berdoa agar pandemi Covid-19 ini segera berlalu, dan masa new normal ini agar tetap memperhatikan protokol kesehatan dengan 3M, yakni memakai masker kapan pun dan dimana pun, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak minimal 1 meter demi menghambat penularan virus corona.(JOM)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top