Pendapat

Pendampingan Media Pendidikan IPA di Desa Somongari

Oleh : Retno Febriyanti

Mahasiswi Universitas Muhammadiyah Purworejo

MEDIA adalah salah satu alat yang dapat menarik perhatian peserta didik untuk belajar. Secara sederhana media pembelajaran adalah alat bantu yang di gunakan untuk menunjang pelaksanaan proses belajar mengajar, misalnya dengan menggunakan buku, perangkat elektronik dan sebagainya.

Media pembelajaran tentu memiliki manfaat di antaranya yaitu dapat menarik perhatian siswa, memperjelas penyampaian materi, mempersingkat waktu, membuat siswa menjadi lebih aktif dan lain-lain. Seorang mahasiswa atau calon guru ataupun guru harus dapat membuat media pembelajaran yang menarik bagi siswa. Apalagi di era sekarang ini yang sebagian besar dalam proses pembelajaran menggunakan media dan berbasis teknologi.

Membuat atau menciptakan sebuah media pembelajaran tidaklah sulit, namun dalam menciptakan sebuah media pembelajaran, harus memperhatikan prinsip pemilihan dan penggunaan media.

Prinsip pemilihan dan penggunaan media haruslah memperhatikan format media yang akan digunakan. Fomat media bisa dengan menggunakan gambar, alat peraga, video dan lain-lain, sedangkan untuk menggunakan media pembelajaran  calon guru atau guru harus memperhatikan hal-hal sebagai berikut : memahami media yang akan digunakan, menyiapkan dan mencoba media yang akan digunakan sebelum diperlihatkan kepada peserta didik, mengatur fasilitas dan lingkungan yang terkait, menyiapkan peserta didik misal dengan menyampaikan garis besar materi pelajaran dan lain-lain, serta menyediakan pengalaman belajar bagi siswa.

Baca Juga:  Penerapan Media Pembelajaran IPA Sekolah Dasar dengan Metode 5M

Menggunakan media pembelajaran dalam proses belajar mengajar pun tidaklah cukup. Seorang guru atau calon guru bisa menggunakan model pembelajaran “ASSURE”. Model pembelajaran “ASSURE” merupakan singkatan dari merupakan singkatan dari :

  1. A : Analyze Learner (menganalisis karakteristik peserta didik)
  2. S : State Standards and Objectives (menetapkan standar dan tujuan pembelajaran)
  3. S : Select Strategies, Technology, Media, and Materials (memilih strategi, teknologi, media, dan materi/bahan ajar)
  4. U : Utilize Technology, Media and Materials (menggunakan teknologi, media dan bahan pembelajaran)
  5. R : Require Learner Parcipation (mengaktifkan keterlibatan peserta didik)
  6. E : Evaluate and Revise (mengevaluasi dan merevisi)

Seperti yang telah dilakukan oleh seorang Mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Purworejo melakukan Pendampingan Media Pendidikan IPA kepada peserta didik di Desa Somongari RT 04 / RW 01, Kecamatan Kaligesing, Kabupaten Purworejo.

Pendampingan Media di laksanakan selama 4 kali pertemuan dari tanggal 16 – 19 Desember 2020. Pendampingan Media Pendidikan IPA bertujuan untuk mempermudah bagi siswa dalam mehamami materi IPA, selain menggunakan media juga melakukan percobaan tentang gelombang bunyi dan permainan ular tangga dengan diberikan soal-soal pengetahuan yang bermuatan materi IPA.

Baca Juga:  Teater Surya UM Purworejo dan Bawaslu, Pentaskan "The Box" Corong Pengawasan

Pada pertemuan pertama menggunakan “Miniatur Bunga” yang dibuat dari kertas origami. Minatur Bunga dapat digunakan untuk menjelaskan bagian-bagian tubuh bunga beserta fungsinya. Bagian-bagian tubuh bunga diantaranya meliputi akar, batang, mahkota bunga, putik, kelopak dan sebagainya.

Pertemuan kedua melakukan percobaan gelombang bunyi menggunakan alat dan bahan berupa 3 gelas yang berisi air penuh, air sedang dan air tidak penuh dengan sendok sebagai pemukulnya. Kemudian pada pertemuan ke tiga menggunakan media “GERUGI” atau Hanger Sumber Energi, dalam penggunaan media ini hanger akan ditempelkan di dinding, kemudian peserta didik diberikan gambar yang berhubungan dengan sumber energi, lalu peserta didik disuruh untuk menempelkan gambar tersebut ke hanger berdasarkan jenis-jenis sumber energi.

Jenis-jenis sumber energi meliputi energi panas, listrik, angin dan lain-lain. Selanjutnya pada Pertemuan terakhir atau pertemuan ke 4 bermain ular tangga, peraturan dari permainan ini yaitu jika berhenti di nomor ganjil maka akan diberikan soal yang berhubungan dengan materi IPA yang telah dipelajari selama 3 kali pertemuan.

Baca Juga:  Ruang Ekspresi Budaya Tradisional (Bagian 1)

Penggunaan media pembelajaran sangat penting bagi peserta didik, dengan adanya media pembelajaran proses belajar yang dilalui peserta didik akan terasa menarik dan menyenangkan. Namun bukan berarti dalam penggunaan media pembelajaran akan terasa menyenangkan bagi peserta didik, maka dari itu seorang mahasiswa, calon guru ataupun guru harus bisa menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan bagi siswa, tidak hanya mengandalkan media pembelajaran yang digunakan.(*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top