Bandar Lampung

Penanganan Kasus Korupsi Jelang Akhir 2020 di Lampung (Bagian II)

Penanganan Kasus Korupsi Jelang Akhir 2019 di Lampung (Bagian I)
Penanganan Kasus Korupsi Jelang Akhir 2019 di Lampung (Bagian I)

Ilustrasi.

Suluh.co – Tak jauh beda dengan KPK di ulasan bagian pertama, Polda Lampung juga turut menangani kasus korupsi, terlebih kasus korupsi jelang akhir 2020.

Berdasarkan catatan dan riset Suluh.co, Polda Lampung telah melakukan Operasi Tangkap Tangan [OTT] sebanyak tiga kasus.

Pertama, OTT terhadap oknum pegawai Inspektorat Lampung. Kasus ini diketahui berlangsung pada 10 Oktober 2019. Ada dua orang auditor yang ditetapkan sebagai tersangka oleh Subdit III Tipikor Polda Lampung: Mahyuzard Margapala dan Edy Kurnia Gustiyan. Meski sudah diumumkan menjadi tersangka, kasus yang telah masuk di tingkat penyidikan ini belum juga disidangkan hingga 25 November 2020.

Kedua, OTT terhadap oknum pegawai Inspektorat Lampung Timur. OTT ini dilakukan Subdit III Tipikor Polda Lampung dan diumumkan pada 7 Juli 2020. Ada empat orang tersangka di kasus ini. Teranyar, kasus ini sudah mulai disidangkan di Pengadilan Negeri Tipikor Tanjungkarang pada 5 November 2020.

Baca Juga:  KH Said Aqil Siradj : Rapatkan Barisan Sambut Tahun Politik 2019

Ketiga, OTT terhadap oknum Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu [DPM-PTSP] Lampung. Hasil operasi senyap ini diumumkan oleh Polresta Bandar Lampung pada 30 September 2020. Ada dua orang tersangka di kasus ini: Kabid Pelayanan dan Perizinan dan Non Perizinan Nirwan Yustian & staffnya bernama Edi Effendi. Teranyar, kasus ini belum disidangkan.

Di Polda Lampung, ada juga beberapa kasus korupsi yang ditangani. Seperti kasus dugaan korupsi di BUMD milik Pemkab Lampung Barat, yakni PD Pesagi Mandiri Perkasa. Oleh Subdit III Tipikor Polda Lampung, ada dua orang yang ditetapkan sebagai tersangka. Satu tersangka yang sudah diketahui adalah Galih Priadi, mantan Dirut BUMD PD Pesagi Mandiri Perkasa. Informasi tentang penanganan kasus ini mencuat pada 24 Agustus 2020. Tersangka pada kasus ini diketahui ditangguhkan penahanannya. Hingga kini, kasus ini belum tercatat sebagai kasus yang akan disidangkan di Pengadilan Negeri Tipikor Tanjungkarang.

Baca Juga:  Sip, Kementerian Kesehatan Luncurkan Buku Profil Ketersediaan Sarana Air, Sanitasi, dan Higiene di Puskesmas Tahun 2020

Selain itu, kasus korupsi yang ditangani oleh Subdit III Tipikor Polda Lampung adalah, kasus dugaan penyelewengan dana pada Tahun Anggaran 2018 sampai 2019 di Sekretariat DPRD Tulangbawang. Ada tiga orang yang dijadikan tersangka dan kini disebut sedang menjalani penahanan: Badruddin, Nurhadi dan Syahbari. Informasi soal kasus ini mencuat ke publik pada 25 September 2020. Hingga kini kasus ini belum disidangkan di Pengadilan Negeri Tipikor Tanjungkarang.

bersambung…

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top