Bandar Lampung

Penanganan Kasus Korupsi Jelang Akhir 2020 di Lampung (Bagian I)

Penanganan Kasus Korupsi Jelang Akhir 2019 di Lampung (Bagian I)
Penanganan Kasus Korupsi Jelang Akhir 2019 di Lampung (Bagian I)

Ilustrasi.

Suluh.co – Komisi Pemberantasan Korupsi [KPK] setidaknya sudah melakukan penanganan kasus korupsi hasil Operasi Tangkap Tangan [OTT] di sejumlah daerah di Provinsi Lampung. Hari-hari ini, KPK diketahui sedang menyusun rencana untuk menyidangkan lanjutan kasus dugaan korupsi yang melibatkan: mantan Bupati Lampung Tengah Mustafa & mantan Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan.

Untuk kasus Lampung Tengah, KPK melalui Plt Juru Bicara Bidang Penindakan KPK Ali Fikri mengatakan, penanganan kasus oleh lembaganya itu berada di tahap pra penuntutan. Secara spesifik, tersangka untuk kasus ini adalah Mustafa.

Kasus ini merupakan pengembangan yang sudah kesekian kalinya. KPK menduga Mustafa telah menerima gratifikasi. Teranyar, 19 sampai 23 Oktober 2020, KPK memeriksa sejumlah orang dari kontraktor hingga pejabat. Totalnya ada 33 orang.

Baca Juga:  #Ingatpesanibu, Almisbat Lampung : COVID-19 Tak Peduli Kamu Udah Ngopi Apa Belum

Ali Fikri mengatakan, materi pemeriksaan adalah mendalami pengetahuan saksi terkait dugaan pemberian uang kepada mantan Bupati Lampung Tengah itu. “[Saat ini] pra penuntutan dan kemudian penuntutan,” terang Ali Fikri kepada Suluh.co, 28 Oktober 2020.

KPK juga melakukan penanganan kasus di Lampung Selatan. Kasus ini merupakan pengembangan dari OTT KPK kepada Zainudin Hasan terlebih dahulu. Tersangkanya ada dua orang; keduanya dulu berstatus sebagai Kepala Dinas PU-PR Lampung Selatan, yakni Syahroni & Hermansyah Hamidi.

KPK menyatakan kasus ini masih di tingkat penyidikan –yang dalam perjalanannya KPK masih memeriksa sejumlah saksi-saksi. Kasus ini resmi diumumkan KPK kepada publik: 24 September 2020. Keduanya diduga turut ‘menyumbang’ kepada Zainudin Hasan yang sumbernya diduga KPK berasal dari pengadaan proyek di Dinas PU-PR Lampung Selatan Tahun Anggaran 2016 sampai 2018.

Baca Juga:  Lapas Kalianda Deklarasi Janji Kinerja

KPK menyatakan penetapan tersangka itu berdasarkan putusan hakim pada Pengadilan Negeri Tipikor Tanjungkarang atas Zainudin Hasan, “Setelah mencermati fakta-fakta yang berkembang dalam penyidikan dan persidangan, KPK menemukan bukti permulaan yang cukup dalam tindak pidana korupsi tersebut,” jelas Ali Fikri.

Sepanjang sepak terjang KPK di Provinsi Lampung, ada dua kasus korupsi hasil OTT yang belum dikembangkan: untuk kasus korupsi mantan Bupati Lampung Utara Agung Ilmu Mangkunegara & mantan Bupati Mesuji Khamami.

bersambung…

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top