Daerah

Pemkab Tambah 22 Titik Parkir Baru di Kabupaten Purworejo

Pemkab Purworejo tambah 22 titik parkir baru/Suluh/MAS

PURWOREJO – Sebanyak 22 titik parkir baru bakal ditambah Pemerintah Kabupaten Purworejo. Hal itu disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan (Dinhub) Purworejo, Bambang Gatot Seno Aji.

Menurutnya, penambahan tersebut dilakukan untuk mendongkrak perolehan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor perparkiran pada tahun 2020.

“22 titik parkir baru tersebar di beberapa tempat di Purworejo dan Kutoarjo khususnya,” kata Gatot, saat ditemui kemarin.

Penambahan titik parkir juga dilakukan seiring tumbuhnya kawasan keramaian baru di Purworejo. Ada banyak tempat makan/kuliner yang memiliki pengunjung cukup banyak, tapi belum dipungut tarif parkir resmi pada tahun lalu.

“Penentuan titik parkir ini tidak kita lakukan serta merta,” lanjutnya.

Baca Juga:  11 Warga Tanggamus Disuruh Push Up

Gatot menjelaskan, bahwa dalam pengkajian penambahan titik parkir Dinhub juga melibatkan pihak akademisi, yakni Universitas Jenderal Soedirman (Oensud). Pengkajian dilakukan menjelang akhir tahun 2019 lalu.

“Pengkajian ini kami menggunakan APBD Perubahan 2019 dan berhasil menentukan 22 titik baru,” jelasnya.

Diungkapkan, sebenarnya ada beberapa titik lain yang berpotensi untuk dipungut parkir. Namun, pihaknya masih terbentur dengan surat keputusan (SK) Bupati mengenai lokasi parkir.

Terkait capaian PAD dari sektor parkir, Bambang Gatot menyebut bahwa pada tahun 2019 teralisasi sekitar 93 persen. Capaian ini lebih tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yang kurang dari 80 persen.

“Alhamdulillah sudah ada peningkatan. Kita memang melakukan pendekatan dengan korlap (koordinator lapangan) untuk bisa memenuhi target yang sudah disepakati,” ungkapnya.

Baca Juga:  DPRD Kota Pejuang, Minta Pemkab Kembalikan Monumen Tentara Pelajar

Terpisah, Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Purworejo, Sekar Ati Argorini, memberikan apresiasi kepada Dinhub yang mampu memberikan peningkatan kontribusi PAD.

“Kita harapkan di tahun depan bisa mencapai 100 persen,” kata Sekar.

Sekar melihat terus meningkatkan tren penjualan kendaraan roda dua maupun empat merupakan salah satu celah untuk meningkatkan pendapatan. Belum lagi, semakin berkembangnya jumlah rumah makan baru.

“Sudah selayaknya capaian 2019 bisa dipertahankan bahkan dimaksimalkan,” tandasnya.(Mahestya Andi)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top