Ekonomi

Pejuang Bravo Lima: Selamat Bertugas Heriyono, Komisaris Petrokimia Gresik

Mayjen TNI Purn Heriyono Harsoyo (kedua dari kiri), bersama jajaran Dewan Komisaris PT Petrokimia Gresik yang baru, barisan penjaga ketahanan agrokimia dan petrokimia nasional. | Petrokimia Gresik

BANDAR LAMPUNG — Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pejuang Bravo Lima (PBL) Lampung, Ary Meizari Alfian menyampaikan ucapan selamat kepada Bendahara Umum DPP PBL, Mayjen TNI Purn Heriyono Harsoyo.

Atas, penugasannya sebagai anggota Dewan Komisaris PT Petrokimia Gresik, anak perusahaan induk BUMN pupuk, PT Pupuk Indonesia (Persero), per 25 Agustus 2020.

Heriyono muda 24 tahun, lulus Sekolah Perwira Prajurit Karir (SEPA PK) TNI dari Fakultas Psikologi Universitas Padjadjaran pada 1975, dan Magister Psikologi kampus yang sama (2005).

Kampiun psikologi militer kelahiran Blitar Jawa Timur, 13 November 1951 itu, mantan Kepala Dinas Psikologi TNI-AD (2002-2007), pensiun dengan jabatan pamungkas Koordinator Staf Ahli Kepala Staf TNI-AD. Saat Mayjen.

Setelah sipil, dia pun moncer prestasi saat jadi Rektor Universitas Jenderal Ahmad Yani (Unjani) Cimahi Jawa Barat, milik Yayasan Kartika Eka Paksi.

Heriyono termasuk dari 61 pengampu dewan komisaris dan dewan direksi lima dari 10 entitas anak perusahaan Pupuk Indonesia terpilih, lainnya.

Penetapannya berdasarkan Keputusan Menteri BUMN Nomor SK-263/MBU/08/2020 tertanggal 4 Agustus 2020, ditandatangani Menteri Erick Thohir.

Mereka dikomando Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen Pupuk Indonesia Darmin Nasution (mantan Gubernur Bank Indonesia dan Menko Perekonomian Kabinet Kerja 2014-2019), dan Direktur Utama Pupuk Indonesia Bakir Pasaman.

Penugasannya, bersama sejawat komisaris dan direksi PT Mega Eltra, PT Pupuk Iskandar Muda, PT Pupuk Sriwidjaja Palembang, PT Pupuk Kujang Cikampek, PT Pupuk Kaltim, dan Petrokimia Gresik sendiri, lima dari total 10 entitas anak perusahaan.

Setelah resmi diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Pupuk Indonesia Group yang digelar pada Senin (25/8/2020) lalu.

Keterangan tertulis Kepala Komunikasi Korporat Pupuk Indonesia, Wijaya Laksana, perubahan susunan direksi dan komisaris anak perusahaan itu rotasi rutin dan mutasi biasa.

Dilakukan, “dalam rangka percepatan proses transformasi bisnis di Pupuk Indonesia sehingga dapat menjadi perusahaan agro-solution berkelas dunia,” kata Wijaya, Rabu (26/8/2020), dikutip dari laman korporasi, diakses kembali Jum’at (28/8/2020).

Untuk pengembangan berkelanjutan dalam rangka meningkatkan inovasi dan produktivitas di anak perusahaan, ujar dia, sejalan pula dengan kebijakan Kementerian BUMN dan rencana induk klaster BUMN Pupuk, sekaligus mendukung transformasi bisnis korporasi yang tengah berjalan.

Adapun, visi Pupuk Indonesia “Menjadi perusahaan agrokimia dan petrokimia kelas dunia yang berdaya saing tinggi dan berkelanjutan serta berkontribusi terhadap ketahanan pangan nasional dan kebutuhan dunia.”

Di Petrokimia Gresik, Menteri Erick menugasi Heriyono bersama Yoke Chandra Katon dan Achmad Sigit Dwiwahjono, dua komisaris lainnya, serta dua komisaris independen, Indira Chunda Thita Syahrul Putri, dan Mahmud Nurwindu, mendampingi Komisaris Utama T Nugroho Purwanto.

Yoke eks Direktur Pengembangan dan Pemasaran PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER), BUMN dengan join saham pemerintah, Pemprov Jatim dan Pemkot Surabaya kurun 2007, juga pejabat serupa PT Pasuruan Industrial Estate Rembang (PIER) 2010.

Yoke dan Mahmud adalah komisaris independen Petrokimia Gresik sebelumnya, bersama Achmad Sigit, komisaris.

Komisaris perempuan satu-satunya, Indira Chunda Thita Syahrul Putri, jadi wajah baru. Pejago bermain piano ini wajah lama Senayan. Ia anggota DPR RI dapil Sulawesi Selatan dua periode, 2009-2014 dan 2014-2019. Saat itu ia dari Partai Amanat Nasional (PAN).

Baca Juga:  Pakai Masker Ya, Biar Ngga Dicium Corona

Thita, putri mantan gubernur Sulawesi Selatan yang kini Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, ikut jejak sang ayah hijrah ke pangkuan NasDem. Kini ia Ketua DPP Garda Wanita (Garnita) Malahayati, sayap perempuan militan partai besutan Surya Paloh itu.

Sang Komut, T Nugroho Purwanto, sebelumnya pernah menjabat Direktur Pemasaran Pupuk Indonesia, juga Direktur Komersial Petrokimia Gresik hingga masuk usia pensiun, 2015.

Di jajaran direksi, Direktur Keuangan dan Umum Dwi Ary Purnomo, serta Direktur Operasional dan Produksi Digna Jatiningsih, mendampingi Dwi Satryo Annurogo, sang direktur utama.

Dwi Satryo sebelumnya adalah Dirut PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XI, rekan kerja mantan komisaris, lanjut Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen PTPN XI, Dedy Mawardi, dikenal sekjen sekaligus Plt ketum DPP Seknas Jokowi.

Dedy Mawardi, die hard Jokowi, asal Lampung, aktivis prodemokrasi sejak akhir dekade 80-an.

Yang juga membanggakan, dirut lama, Rahmad Pribadi, dikenal pribadi santun kaya inovasi, dipromosikan sebagai Dirut PT Pupuk Kaltim, berduet dengan Momon Rusmono, komisaris utama.

Portofolio Petrokimia Gresik yang 99,9 persen sahamnya dimiliki negara lewat perusahaan induk, secara bertumbuh terus menasbihkan diri demi menjadi korporat produsen pupuk terlengkap di Indonesia yang memproduksi berbagai macam pupuk dan bahan kimia untuk solusi agroindustri.

Sebagai ilustrasi soal kinerja bersama, hasil olah data, Petrokimia Gresik dan produsen pupuk nasional anak usaha Pupuk Indonesia lainnya –Pupuk Iskandar Muda, Pupuk Sriwidjaja, Pupuk Kujang, dan Pupuk Kaltim, selaku penyalur pupuk bersubsidi berdasarkan penugasan perseroan, senantiasa berkomitmen menjaga kelancaran penyaluran sampai kepada petani sesuai prinsip tepat jenis, tepat jumlah, tepat harga, tepat tempat, tepat waktu, tepat mutu (6T).

Penegas, penyaluran secara tertutup sesuai alokasi, hanya pada para petani yang terdaftar dalam Kelompok Tani dan teregistrasi dalam e-RDKK (sistem elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok) dari Kementerian Pertanian serta diperkuat 1.226 mitra distributor dan 33.804 kios pupuk se-Indonesia.

Tak mengecewakan hasil, tilik kinerja penyaluran pupuk bersubsidi sebagai prioritas penugasan demi pemenuhan kebutuhan dan stok dalam negeri, perseroan mencatatkan 8.708.912 ton total penyaluran pada 2019 lalu.

Strategi penjualan lewat peningkatan penetrasi pasar ke sektor nonsubsidi (PSO) senada. Kurun 2019, penjualan pupuk ke sektor komersial 3.872.740 ton untuk semua jenis pupuk, setara 111,61 persen dari target Rencana Kerja Anggaran Perusahaan (RKAP).

Keberhasilan perusahaan menjaga daya saing, memanfaatkan tingginya permintaan, dan momentum harga pasar yang kompetitif, di antara faktor pendorong capaian.

Korporasi pun taat asas.

Dalam bertugas, mereka mengklaim memedomani beleid pengatur sistem penyaluran. Baik syarat, tugas, dan tanggung jawab produsen, distributor, penyalur/pengecer, hingga kewajiban kepatuhan penerapan HET pupuk bersubsidi pada proses penyaluran pupuk bersubsidi kepada petani.

Beleid berlaku dimaksud, Permendag Nomor 15/M-DAG/PER/4/2013 tentang Pengadaan dan Penyaluran Pupuk Bersubsidi Sektor Pertanian secara nasional dari Lini I – Lini IV, dan Permentan 01/2020 tentang Alokasi dan Harga Eceran Tertinggi Pupuk bersubsidi sektor pertanian tahun 2020 juncto Permentan 10/2020.

Tambahan informasi, sepanjang 2019 Pupuk Indonesia membukukan Rp8,17 triliun setoran pajak dan dividen pada negara.

Kontribusi pajak yang dibayar Rp7,28 triliun, naik 32,94 persen dari 2018, Rp5,48 triliun. Setoran dividen kas Rp973,5 miliar.

Baca Juga:  Lika-Liku Relawan Pejuang Bravo Lima Salurkan Donasi Ramadan ke 10 SPBU

Total pendapatan usaha Rp71,3 triliun, dengan perolehan laba tahun berjalan Rp3,71 triliun, setara 103,01 persen dari target RKAP 2019 Rp3,60 triliun.

Total aset per 31 Desember 2019 mencapai Rp135,55 triliun atau 100,96 persen dari target RKAP 2019.

Adapun, kinerja anak perusahaan non-pupuk di bawah koordinasi Pupuk Indonesia juga meningkat. Antara lain PT Rekayasa Industri, PT Pupuk Indonesia Energi, PT Mega Eltra, dan PT Pupuk Indonesia Logistik.

Petrokimia Gresik? Yusuf Wibisono, Sekretaris Perusahaan, Selasa lalu, merilis keterangan (masih) dirut saat itu Rahmad Pribadi yang buat tercekat.

Bahwa, perkuatan inovasi korporat salah satunya berbuah nilai tambah adanya nilai realisasi penghematan yang berdasarkan verifikasi internal perusahaan tercatat Rp35,6 miliar (direct value creation riil/penghematan yang berkontribusi terhadap laba).

Dari mana angka didapat? Mengutip Rahmad, nilai efisiensi, hasil kegiatan dari 1.142 gugus inovasi di Petrokimia Gresik selama periode 2019-2020.

Penasaran lebih dekat, di Petrokimia Gresik, tradisi inovasi kian jadi elemen kunci agar dapat memberi nilai tambah melalui efektivitas dan efisiensi biaya produksi atau operasional korporasi.

Selasa lalu itu, Rahmad baru saja membuka ajang tahunan Innovation Award Konvensi Inovasi Petrokimia Gresik (KIPG) ke-34 mengusung tema “Sustainable Innovation to Create New Future of Petrokimia Gresik”, secara virtual di Gresik, Jawa Timur.

Konvensi tahun ini, oleh perusahaan yang berpusat di Jl. Jenderal Ahmad Yani, Gresik, menempati lahan seluas 450 hektar dan memiliki kantor cabang di Jl Tanah Abang III Nomor 16, Petojo Selatan, Gambir, Jakarta Pusat ini digelar virtual, ulah pandemi.

Sebagai sarana penyampaian kisah inovasi sukses (sharing knowledge) dan penghargaan pada gugus inovasi berprestasi kurun 2019-2020, ajang ini bertujuan utama mendorong insan Petrokimia Gresik terutama generasi milenial agar berpikir kreatif, inovatif.

“Karena perusahaan membutuhkan berbagai terobosan dalam program transformasi bisnis untuk mewujudkan diri sebagai perusahaan dengan solusi agroindustri untuk pertanian berkelanjutan,” ujar Rahmad, saat itu.

Juga bertujuan memantapkan tradisi inovasi perusahaan. Dari ajang macam ini, banyak perbaikan dan peningkatan segi kualitas produk, proses bisnis, optimalisasi teknologi, pelayanan, organisasi dan lainnya telah dilakukan.

119 gugus inovasi terbaik peserta konvensi inovasi tingkat perusahaan, hasil penyaringan 1.142 gugus peserta Konvensi Inovasi Kompartemen (KIK), diantaranya terdiri 22 Gugus Inovasi Operasional (GIO), 88 Sistem Saran (SS) dan 17 Kelompok 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat dan Rajin).

Gelegar kahar pandemi, tak kurangi derajat agregat ajang ini. Terbukti, korporasi mencatat, ada penaikan over target jumlah karyawan yang terlibat KIPG ke-34 ini, 74,6 persen, di atas angka 70 persen yang ditenggat.

Tak cuma itu, 16 gugus peserta juga tercatat dikirimkan oleh delapan anak perusahaan, yakni Petrosida Gresik, Petrokimia Kayaku, Petro Graha Medika, Koperasi Karyawan Keluarga Besar Petrokimia Gresik, Aneka Jasa Grhadika, Petrokopindo Cipta Selaras, Petro Jordan Abadi, dan Kawasan Industri Gresik.

Masih ada lagi. Selain gugus inovasi, ternyata ada Sumbang Gagasan (SG) namanya. Wadah inkubator ide-ide gagasan seluruh karyawan Petrokimia Gresik ini, sepanjang 2019 berhasil menjaring sebanyak 2.003 gagasan/ide dari seluruh kompartemen.

Masih pada kesempatan Selasa lalu itu, Rahmad mengapresiasi semangat berinovasi insan Petrokimia Gresik. “Sebab tidak banyak perusahaan yang gelar konvensi inovasi lebih dari tiga dasawarsa berturut-turut. Petrokimia Gresik telah melaksanakan 34 tahun meski tahun ini digelar virtual akibat wabah COVID-19,” ujarnya.

Baca Juga:  DKP Lampung Sidak Hypermart & Transmart

Ajang inovasi berkesinambungan ini juga upaya Petrokimia Gresik berikan kontribusi positif dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

Potret inovasi Insan Petrokimia Gresik tahun ini juga terbukti menjadi “Most Strength” pada penilaian Kriteria Penilaian Kinerja Unggul (KPKU) perusahaan, dua pekan lalu.

Konvensi inovasi diharapkan mampu jadi katalis percepatan pertumbuhan perusahaan, jadi dasar pembentukan karakter di lingkungan Petrokimia Gresik serta anak perusahaan.

Sebab Petrokimia Gresik saat ini juga dihadapkan pada tantangan besar jadi perusahaan bertaraf internasional dan berdaya saing global di era disruptif.

“DNA Petrokimia Gresik adalah DNA perubahan. Dalam sejarahnya Petrokimia Gresik selalu sukses menghadapi tantangan, karena para founding father mengajarkan sikap optimistis dan semangat berinovasi. Saya yakin Petrokimia Gresik akan mudah menjawab tantangan tersebut,” terang Rahmad.

Demi menjawab tantangan, awal 2019 Petrokimia Gresik telah melaksanakan transformasi bisnis melalui penetapan Inisiatif Strategis Transformasi Bisnis (ISTB), terdiri tiga sasaran perubahan (shifting) paradigma. Inefisiensi jadi Efisiensi, Product Driven jadi Market Driven, dan Subsidiary Orientation jadi Commercial.

Transformasi bisnis yang selama ini dijalankan, kata Rahmad, juga menjadi burning platform bagi para karyawan dalam mewujudkan Petrokimia Gresik menjadi market leader dan dominant player sektor agroindustri.

“Semoga sharing knowledge dan apresiasi ini dapat memotivasi kita semua untuk terus berinovasi demi masa depan baru Petrokimia Gresik,” tutup Rahmad, pada ajang konvensi inovasi terakhir yang dia saksikan.

Dan, meminjam istilah dirut lama itu, upaya untuk terus berinovasi apalagi di tengah situasi kahar pandemi ini demi masa depan baru Petrokimia Gresik, seterusnya akan sambung estafet.

Ke tangan dirut baru Dwi Satryo Annurogo, didueti komisaris utama Nugroho Purwanto, included dua dewan direksi dan lima anggota dewan komisaris lainnya, termasuk Heriyono.

Publik banyak berharap.

“Selamat telah ditetapkan, dan selamat bekerja buat Bapak Heriyono Harsoyo, kebetulan bendahara umum kami di ormas Pejuang Bravo Lima. Tentu ini campur baur, kepercayaan, sekaligus tugas berat. Semoga amanah. Sehat selalu, Jenderal. Selamat,” ujar Ketua DPD PBL Lampung Ary Meizari Alfian, saat dihubungi Rabu malam, mengaku tengah di kantor DPP PBL di Jakarta.

Seturut, motivasi dan ucap selamat juga disampaikan sejawat Heriyono sesama die hard Presiden Jokowi sejak mula PBL berdiri masih bernama Bravo Lima jelang pilpres 2014 silam, Wakil Koordinator Wilayah (Wakorwil) Sumatera DPP PBL Mayjen TNI Purn Jul Effendi Syarif.

“Selamat untuk Pak Heriyono, semoga sukses selalu,” bunyi pesan singkat mantan Aster Kasad ini, pukul 03.43 Waktu Indonesia Barat, Kamis dini hari.

Sekadar pengingat, Heriyono Harsoyo juga turut mendampingi Ketua Umum DPP PBL (kini Menteri Agama) Fachrul Razi hadir pada pelantikan pengurus DPD PBL Lampung dan empat DPC PBL se-Lampung di Novotel Lampung, 11 Agustus 2020 lalu.(SUL/PG/PIG/Muzzamil)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top