Daerah

Peduli WNI, BP-KNPI Malaysia Dapat Bantuan Lima Ton Beras

Badan Perwakilan Komite Nasional Pemuda Indonesia Cabang Malaysia/Istimewa

MALAYSIA – Sejak malaysia memperlakukan semi-lockdown untuk menurunkan kasus covid-19 di wilayahnya dibawah kebijakan kawalan pergerakan atau PKP (perintah kawalan pergerak) dari 18 Maret, hingga di perpanjang sampai 14 April 2020, membuat banyak WNI dari mulai pelajar dan mahasiswa terdampak khususnya dalam  hal pasokan makanan.

Merespon banyaknya laporan tersebut, Badan Perwakilan Komite Nasional Pemuda Indonesia Cabang Malaysia pada hari Jumat lalu menerima bantuan sebanyak 1.000 paket beras dari Menteri Wilayah Malaysia Tan Sri Annuar Musa dan  Yayasan Persahabatan Malaysia yang di wakili oleh  Afiq Amani Anuar.

Penyerahan bantuan sendiri dilakukan di di Kantor Enforcement Departement Pemerintah Kota Kuala Lumpur (DBKL), Jumat (4/3), kepada Ketua BP-KNPI Malaysia Tengku adnan.

Baca Juga:  Gelar Sosialisasi Peraturan Daerah Kemandirian Pangan, Angga Satria luncurkan program "Uber Maju"

Turut hadir pengurus Kongres India Muslim Malaysia (KIMMA) Wilayah Persekutuan dan pengurus BP KNPI Malaysia.

Pada kesempatan tersebut Menteri Wilayah Tan Sri Annuar Musa, mengatakan pihak pengurus KNPI Malaysia telah melakukan audiensi kepada dirinya dan memberikan informasi kalau pelaksanaan Perintah Kawalan Pergerakan (PKP) (18/3) hingga (14/4) telah memberikan dampak kepada WNI baik yang berstatus Pekerja maupun pelajar  di malaysia.

“Persoalan ini kemudian kita bawa ke rapat, kemudian kita mengambil keputusan agar NGO (LSM) setempat dan komunitas-komunitas Indonesia untuk dibenarkan memberikan bantuan warga Indonesia dan warga-warga lain yang terdampak,” katanya

Bantuan tersebut selanjutnya diserahkan ke sejumlah Ormas Indonesia di Malaysia yang berlangsung di Kedai Muslim Arraziq Jalan Putra Kuala Lumpur untuk diteruskan ke warga negara indonesia (WNI) yang  terdampak COVID-19 pada sejumlah kawasan di Malaysia

Baca Juga:  Dandim 0429 Lampung Timur Bagikan Bingkisan Ramadan bagi Personel Kodim dan ASN

Sementara Sejumlah organisasi yang ambil bagian dalam penyaluran bantuan tersebut diantaranya  adalah Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Malaysia, KNPI Malaysia, Ikatan Keluarga Madura (IKMA), Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Malaysia, Muslim KL, Korps Alumni HMI (KAHMI) Malaysia Persatuan Masyarakat Jawa, Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), Peradaban Malaysia, Serantau, Lumajang Peduli, GP Anshor Malaysia, Migrant Rescue Team (MRT) , organisasi masyarakat Melayu Aceh, dan turut di bantu beberapa relawan pelajar dari pemuda sosialis malaysia.

Dalam kesempatan ini juga, salah satu anggota divisi organisasi Bp knpi malaysia Mansurni abadi menghimbau agar para WNI tidak perlu panik dan tetap mengikuti arahan pkp adapun jika butuh bantuan menurut nya BP-Knpi malaysia bersama pihak – pihak terkait siap sedia membantu para wni yang terdampak di Malaysia.

Baca Juga:  ASN Wajib Netral di Pemilu, Pemkab Tulangbawang Tak Segan Beri Sanksi  

“Namun perlu di ingat bantuan ini datang bertahap, kami berupaya menyalurkannya sesuai prioritas keadaan tentu kita prioritasnya yang sangat membutuhkan dahulu,” ujar mahasiswa UkM ini.(LS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top