Modus

Pama Polda Lampung jadi Tersangka Kasus Narkoba

Ungkap kasus yang digelar di Kantor Badan Narkotika Nasional Provinsi Lampung/Net

BANDAR LAMPUNG – Oknum anggota polri yang berdinas di Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung, berpangkat AKP, terancam hukuman berat pemberhentian tidak dengan hormat atas keterlibatannya dalam kasus peredaran narkotika yang berhasil diungkap oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Lampung pada Minggu malam lalu.

Dalam pengungkapan kasus ini, AKP Andriyanto bersama Adi Kurniawan yang berstatus sebagai kepala kampung telah ditetapkan menjadi tersangka.

Dalam pers rilis ungkap kasus yang digelar di Kantor Badan Narkotika Nasional Provinsi Lampung, Kamis (18/8) siang. BNN Lampung, telah menetapkan dua dari tiga orang yang diamankan dalam penangkapan di Lampung Tengah dan Metro menjadi tersangka.

Baca Juga:  60 Narapidana Lapas Rajabasa Dipindahkan ke Cipinang, 4 Terpidana Mati

Dua orang tersebut yakni Adi Kurniawan (34) yang berstatus Kepala Kampung Sukajawa, Kecamatan Bumi Ratu Nuban, Lampung Tengah dan Andriyanto (47) oknum anggota polri yang berdinas di Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung berpangkat Ajun Komisaris Polisi. Sementara, satu orang lainnya berstatus sipil saat ini masih dilakukan pemeriksaan.

Kepala BNN Provinsi Lampung, Brigjen I Wayan Sukawiyana, menjelaskan, dalam penangkapan para tersangka dilakukan di lokasi berbeda.

“Berawal dari penangkapan tersangka Adi Kurniawan di wilayah Gunung Sugih, Lampung Tengah. Petugas menemukan barang bukti satu kilogram sabu-sabu yang tersimpan di dalam speaker,” ungkap Brigjen I Wayan Sukawiyana.

Sementara, berdasarkan keterangan Adi Kurniawan, terungkap barang tersebut merupakan milik tersangka AKP Andriyanto.

Baca Juga:  Adik Kandung Khamamik Terima Paket Proyek Rp25 Miliar

Petugas akhirnya menangkap oknum anggota polri ini di wilayah Banjar Agung, Metro Barat.

Dengan ditetapkannya AKP Andriyanto menjadi tersangka, Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad menyatakan, sanksi berat yakni pemberhentian tidak dengan hormat bisa saja diberlakukan.

“Semua itu masih menunggu hasil pemeriksaan yang dilakukan internal Polda Lampung,” jelas Kombes Zahwani Pandra Arsyad.

Atas perbuatannya, selain terancam sanksi berat pemberhentian tidak dengan hormat, oknum anggota polri ini juga dijerat dengan pasal 114 ayat 2 junto pasal 132 ayat 1 dan pasal 112 ayat 2 junto pasal 132 ayat 1 UU RI No 35 Tahun 2019, tentang narkotika dengan ancaman maksimal hukuman mati bersama dengan tersangka Adi Kurniawan.(TOM)

Baca Juga:  Mulai Hari Ini Polda Lampung Gelar Operasi Patuh Krakatau
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top