Bandar Lampung

Nama Gubernur Lampung Arinal Terseret di Kasus Rp1,8 M Untuk Proyek yang Dijanjikan Juprius

Nama Gubernur Arinal Terseret di Kasus Rp1,8 M Untuk Proyek yang Dijanjikan Juprius
Nama Gubernur Arinal Terseret di Kasus Rp1,8 M Untuk Proyek yang Dijanjikan Juprius

Ilustrasi paket proyek.

Suluh.co – Nama Gubernur Lampung Arinal Djunaidi diseret di dalam kasus dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan uang yang sedang ditangani Satuan Reserse Kriminal Polresta Bandar Lampung. Pada kasus ini, penyidik menetapkan ASN Bina Marga Provinsi Lampung bernama Hasrul menjadi tersangka. Penetapan itu resmi diembannya dan telah ditahan pada Selasa, 10 November 2020.

Sebelum menjalani masa tahanan itu, Hasrul bercerita tentang duduk persoalan yang dihadapinya kepada reporter Suluh di bilangan Jalan Kartini, Kota Bandar Lampung.

Hasrul mengaku bahwa kasus ini berkorelasi dengan laporan yang dilayangkannya di Polresta Bandar Lampung dalam Laporan Polisi Nomor: LP/B-1/2300/X/2020/LPG/SPKT/RESTA BALAM. Laporannya ini ditujukan kepada calon Bupati Way Kanan Juprius sebagai pihak terlapor.

Ia menjelaskan bahwa dirinya menjadi tersangka atas laporan pihak yang telah memberikannya sejumlah uang. Padahal uang itu, klaim Hasrul, telah diberikan kepada Juprius, yang dimaksudkan sebagai dasar untuk mendapat paket proyek –yang dijanjikan Juprius kepada Hasrul.

Baca Juga:  Jadi Tersangka KPK, Ini Komentar Kecil Netizen Kepada Kadis PU-PR Lampung Selatan Syahroni

Juprius ucapnya, mengaku memiliki paket proyek di Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Lampung senilai Rp150 miliar dan merupakan orangnya Gubernur Lampung Arinal Djunaidi. Atas ucapan Juprius itu, Hasrul kemudian berulangkali mengirimkan uang kepada Juprius dengan total Rp1,8 miliar.

Hasrul mengatakan awal pertemuannya dengan Juprius ketika ia diajak oleh Reka, temannya. Saat itu, Reka disebutnya menyampaikan bahwa Juprius adalah orang dekat dan tim pemenangan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi.

“Awalnya saya dikenalkan teman kepada dia. Pertemuan berlangsung pada bulan Juli 2019. Teman saya bilang dia itu orangnya gubernur. Selain itu juga Ketua Tim 9 Pemenangan Gubernur,” tuturnya.

Nama Gubernur Arinal Terseret di Kasus Rp1,8 M Untuk Proyek yang Dijanjikan Juprius

Hasrul. Foto: Ricardo

Dalam pertemuan itu, ia sempat ditanya Juprius tentang latar belakang pekerjaan hingga berujung pada pembahasan yang menyinggung sosok Nurbuana, Sekretaris Dinas PU Provinsi Lampung.

Baca Juga:  Barisan Kader Gus Dur Gelar Kegiatan Sosial Dalam Rangka Hari Santri

“Dia nanya saya kerja dimana dek, saya bilang kerja di Bina Marga Provinsi. Dia bilang dia ada proyek Rp150 M dan bisa pindahin pejabat-pejabat.

Terus dia bilang dia kenal dengan pak Nurbuana. Dia bilang itu di PU Sekretarisnya Nurbuana, bilang ke dia kirim salam. Dan salam itu saya sampaikan, tapi pak Nurbuana belum mau menanggapi,” akunya.

Nama Gubernur Arinal Terseret di Kasus Rp1,8 M Untuk Proyek yang Dijanjikan Juprius

Calon Bupati Way Kanan Juprius.

Hingga akhirnya, kata dia, Nurbuana dan Juprius serta dirinya bertemu di satu tempat sambil menyantap sate. “Di situ dia [Juprius_read] nunjukin foto-fotonya dengan gubernur,” ungkapnya.

Singkatnya, Hasrul kemudian memberikan uang yang merupakan milik Sukri dan Yudi ke Juprius. Uang itu diakui Hasrul agar Yudi dan Sukri mendapat proyek –seperti yang dijanjikan Juprius. “Uang dari Yudi Rp680 juta. Sukri Rp700 juta. Juga ada uang yang sebelumnya saya berikan. Totalnya Rp1,8 miliar,” ucapnya.

Baca Juga:  Segmen II JTTS Sudah Capai 80 Persen

Hal yang membuat Yudi dan Sukri percaya bahwa akan mendapat proyek, klaimnya lagi, dikarenakan ada sosok Nurbuana. Meski begitu, Hasrul mengaku bahwa Nurbuana tidak ada sangkut pautnya di dalam perkara tersebut.

Juprius sudah berkali-kali dihubungi untuk dimintai tanggapannya. Namun hingga kini ia belum memberikan respons atas apa yang diucapkan Hasrul.

Reporter: Ricardo Hutabarat

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top