Bandar Lampung

Memohon Majelis Hakim Melihat Asbabun Nuzul Perdebatan Audit BPK RI dan Zaiful Bukhori

Akademisi Universitas Lampung, Yusdianto/LS

Suluh.co – Pengamat Hukum dari Universitas Negeri Lampung Yusdianto memberikan pendapatnya soal proses persidangan korupsi atas pengadaan mobil dinas untuk Bupati dan Wakil Bupati yang dianggarkan BP2KAD Lampung Timur.

Proses persidangan atas korupsi yang didakwakan Kejaksaan Tinggi Lampung itu, ungkap Yusdianto, belakangan memunculkan perdebatan pada soal-soal audit BPK RI.

Sehingganya dalam perjalanannya, tutur Yusdianto, majelis hakim mengeluarkan surat penetapan untuk memanggil auditor BPK RI I Nyoman Wara.

“Bila ditanya, apakah surat penetapan dari hakim itu sudah tepat? Sudah. Tapi yang harus dilihat lagi adalah, asbabun nuzul perdebatan yang muncul itu sebenarnya datang dari surat BPK yang diterima Pemkab Lampung Timur setelah Zaiful Bukhori berkirim surat permohonan informasi hasil audit,” ucap Yusdianto saat dihubungi Fajar Sumatera, Sabtu, 13 Februari 2021.

Baca Juga:  TNWK Alokasikan Area ke Unila Guna Konservasi Badak

“Maka dari itu, majelis hakim kita mohon supaya juga menghadirkan yang bersangkutan. Permohonan ini logis dan juga dasar hukumnya adalah hal yang serupa seperti yang diungkapkan majelis hakim,” tegasnya.

Yusdianto juga berharap, agar jaksa sebagai penuntut umum punya keinginan untuk memohon ke majelis hakim. Seperti, lanjut Yusdianto, permohonan yang datang dari para pengacara terdakwa.

“Ini kan bukan soal saling memohon. Tapi setidak-tidaknya, jaksa juga kita dorong dan harapkan, agar bisa memberikan masukan kepada majelis hakim. Ini juga kan demi pembuktian atas dakwaan yang perjalanan perkaranya disupervisi KPK. Harusnya ada pencerahan semacam ini. Ini kan juga demi membantu hakim memutus perkara ini,” jelasnya.

Baca Juga:  BK DPRD Lampung Tunda Pemanggilan Ririn Kuswantari

Diketahui, pengadaan mobil dinas merk Toyota Land Cruiser Prado; dan Toyota New Harrier yang dipergunakan Chusnunia Chalim dan Zaiful Bukhori pada masa itu, disangka telah menyebabkan negara merugi sekitar Rp686 juta.

Pengadaan mobil mewah itu diketahui dimenangkan oleh PT Topcars Indonesia atas pengadaan di BP2KAD Pemkab Lampung Timur. Pengadaan mobil itu dianggarkan sekitar Rp2,6 miliar.

Penghadiran terhadap auditor BPK RI I Nyoman Wara akan berlangsung pada 19 Februari 2021 sesuai dengan jadwal persidangan.

 

Reporter: Ricardo Hutabarat

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top