Daerah

Masyarakat Desa Maja Tuntut Transparansi Dana Bantuan

Puluhan Warga Desa Maja, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), mendatangi balai desa untuk membahas Dana Desa (DD), Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) SIAP GRAK dan Bantuan Tsunami Lamsel/Istimewa

KALIANDA – Puluhan Warga Desa Maja, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), mendatangi balai desa untuk membahas Dana Desa (DD), Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) SIAP GRAK dan Bantuan Tsunami Lamsel, Kamis, (28/5).

Kepala desa beserta Aparaturnya diundang langsung oleh warga untuk melakukan pembahasan. Diketahui pembahasan tersebut, diantaranya yakni pembangunan PAUD, Bumdes, serta dana bantuan.

Pasalnya pada surat undangan yang bertuliskan ‘masyarakat mengundang lapisan pemerintah desa baik kepala desa, dan pemerintah desa lainnya guna untuk menanyakan terkait Dana Desa (DD) Badan usaha milik desa (Bumdes) dan bantuan Tsunami yang saat ini menjadi polemik di masyarakat Maja’.

Baca Juga:  Izin HGU Selesai, PT Darma Agrindo Di Demo Petani

“Disini kami menanyakan tentang anggaran dana desa (DD) badan usaha milik desa (Bumdes) serta dana korban yang terkena dampak tsunami 2018,” seru masyarakat Maja.

Adapun selanjutnya tuntutan masyarakat tersebut meminta kepada Kepala Desa Maja, Safrian untuk mendatangkan Ketua Bumdes, dan Ketua BPD agar masyarakat puas dengan jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan.

“Disini kami masih menunggu kesiapan dari kepala desa untuk memanggil semua lapisan aparat desanya, Insya Allah dalam minggu minggu ini kami akan mengadakan perkumpulan lagi,” ucap Ilham setelah mengikuti pertemuan.

Terpisah, Kepala Desa (Kades) setempat, Safrian mengatakan bahwa pihaknya telah menjelaskan secara detail terkait pertanyaan warga yang datang menggeruduk balai desa.

Baca Juga:  Antisipasi Wabah Covid-19, Pemdes Pematang Siapkan Bilik Sterilisasi

“Apa yang dipertanyakan warga saya, sudah kita jelaskan secara detail. Soal pembangunan Paud itu harus ada surat hibahnya. Sementara sampai saat ini belum ada tanah hibah,” ungkapnya.

“Terkait kendaraan Bumdes jenis Grandmax yang tak ada logo atau gambar keterangan Bumdes juga sudah kita sampaikan kepada ketua Bumdes-nya, agar segera diberi label keterangan bahwa kendaraan itu milik Bumdes Maja,” tambahnya.

Dirinya juga menjelaskan DD yang disalurkan ke konveksi, Wardes, Simpan Pinjam, serta unit penyalur gas elpiji desa. Untuk diketahui bahwa bantuan untuk masyarakat Desa Maja berjumlah 146 KK. Sedangkan bantuan dari Kementerian Sosial beserta Pemkab Lamsel sebanyak 104 KK penerima.

“Kepala desa bukan tidak mau mengundang ketua BPD dan Ketua Bumdes, tetapi kepala desa dan aparatur desa lah yang diundang oleh warga ke Kantor desa tadi pagi,” tutupnya.

Baca Juga:  Terdakwa Korupsi Disdik Lamsel Sidang Estafet, 2 Pesakitan Minta Bebas

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun, pertemuan antara warga dan perangkat desa tersebut akan kembali digelar pekan depan terkait DD dari TA 2017 dan bantuan terdampak tsunami 2018 dimana akan menghadirkan Ketua Bumdes dan BPD Desa Maja.(EDI)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top