Iklan
Bandar Lampung

Masker Adalah Perisaiku dan Perisaimu!

Infografis Narasi.ID seputar penggunaan masker dua lapis, dan kanan atas adalah Ketua DPC PDI Perjuangan/Ketua DPRD Kota Bandarlampung, Wiyadi. | Kolase by Inshot/Narasi/Wiyadi

Suluh.co — Halo, selamat berakhir pekan guys! Portal resmi covid.go.id merilis, hingga Sabtu (20/2/2021) telah sebanyak 1.078.840 orang warga negara penyintas COVID-19 berhasil sembuh di Tanah Air.

Salam hormat buat pembaca dimanapun anda berada, yang sampai dengan warta ini muncul di ruang digital anda, terus bersetia tetap semangat disiplin protokol kesehatan sekaligus berdisiplin menjalankan protokol kesehatan 5M cegah kendali COVID-19.

Walau jengah membosankan, tetapi bagi kita yang telah menjadikan pemakaian masker pelindung pernapasan standar medis selaku budaya atau keadaban baru di tengah situasi kahar, inilah sebaik-baiknya dan setinggi-tingginya –selemah-lemahnya iman, ikhtiar.

Penggunaan masker, demikian disebutkan Narasi.ID, platform media ampuan jurnalis Najwa Shihab, sudah menjadi kewajiban untuk melindungi diri agar terhindar dari penularan COVID-19.

“Masker tidak hanya melindungi diri sendiri, tetapi juga orang di sekitar kita,” tulis Narasi pada unggahan media sosialnya 1 Februari.

Baca Juga:  Kasus Korupsi Pajak Minerba ala Kejati Lampung yang Tidak Tercatat di KPK

“Kalau kamu tak bisa terus di rumah, direkomendasikan: pakai masker berlapis,” bunyi infografis Narasi.

Mengutip pesan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin agar kita terus disiplin pakai masker, cuci tangan, dan jaga jarak, guna mengurangi kasus infeksi corona, saat itu, Narasi Newsroom juga mengulik bahwa belakangan, para pakar di Amerika Serikat menyarankan agar menggunakan dua lapis masker untuk cegah penyebaran COVID-19.

Melonjaknya kasus COVID-19 dan penemuan varian virus SARS-Cov-2 yang lebih menular di AS, membuat ahli virologi sekaligus penasihat medis Gedung Putih, Anthoni Fauci merekomendasikan penggunaan masker berangkap demi meningkatkan efektivitas pencegahan penularan COVID-19.

“Jika Anda memiliki penutup fisik (masker) dengan satu lapisan, Anda meletakkan lapisan lain di atasnya, masuk akal bahwa akan lebih efektif,” Fauci, dilansir NBC, edisi 26 Januari 2021, dikutip Narasi.

Pendapat Fauci, kata Narasi, didukung oleh sejumlah pakar. Linsey Marr, salah satu penulis dalam jurnal sains Cell secara spesifik merekomendasikan penggunaan masker sekali pakai (masker bedah) di bawah masker kain yang dipasang rapat.

Baca Juga:  ACT Lampung Salurkan Bantuan Perlengkapan Sekolah 

Menurutnya, penggunaan masker ganda ini dapat mencegah sekitar 90 persen partikel infeksius.

“Menambahkan masker dua lapis akan membentengi kemungkinan virus masuk (ke tubuh), meningkatkan kemungkinan partikel akan terperangkap, sebelum menembus ke sisi kain,” terang Guru Besar Teknik Sipil dan Lingkungan di Virginia Tech, AS ini, dilansir aarp.org, dikutip Narasi.

Sang penulis Narasi, Wili Azhari menyebut, kuncinya adalah menjaga keseimbangan, antara kenyamanan dan efektivitas.

So guys. “Apakah masker menghalangimu?
Tentu tidak. Masker melindungimu,” kunci Wiyadi, politisi nyentrik, goweser, pehobi tur sepeda motor antik dan budidaya agroponik, Ketua DPC PDI Perjuangan juga Ketua DPRD Kota Bandarlampung, Sabtu petang.

Seperti tak mau kalah dengan Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19, Dokter Reisa Brotoasmoro, Wiyadi dalam unggahan media sosialnya berpose busana menyala merah, dan masker unik di wajah nan semringah.

“Edisi Workshop Fraksi PDI Perjuangan,” tulisnya, menjelaskan bidikan foto di sela kegiatan Workshop Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota se-Indonesia di Jakarta 19-22 Februari 2021.

Baca Juga:  Walhi Tolak Rencana Pembangunan Living Plaza Lampung

Setuju guys? Setuju juga jika bisa dibilang saat ini kita tak ragu lagi tunjukkan macam model koleksi masker pelindung pernapasan standar medis kita miliki, perisai pelindung pernapasan selama masa pandemi ini hanya Allah Sang Maha Pencipta yang maha tahu kapan akan berakhirnya ini?

Salam 5M memakai masker, mencuci tangan dengan air mengalir minimal 20 detik, menjaga jarak fisik aman minimal 1 meter, menghindari kerumunan/berkerumun, serta membatasi mobilitas. Salam hormat.

 

Reporter : SUL/Muzzamil

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top