Daerah

Mantap! Pantomim Purworejo Raih Juara 2 FLS2N Provinsi Jawa Tengah

Pantomim Purworejo Raih Juara 2 FLS2N Provinsi Jawa Tengah/MAS

Suluh.co – Festival Lomba Seni Nasional (FLS2N) 2021 cabang lomba Pantomime, Kabupaten Purworejo yang di wakili oleh Janeeta Kayla Jasmine kelas 5 dari SD Mutiara Ibu dan Alberto Galang Mahardhika kelas 3 dari SD Maria Purworejo, raih juara 2 tingkat Provinsi Jawa Tengah.

Prestasi Pantomim Purworejo pada tahun 2019 dan 2020 mendapatkan peringkat 3 Provinsi Jawa Tengah.

Jasmine putri dari pasangan Ferry setiawan dan Retno Widanti beralamat di perumahan Pamela 1 nomer 9 Tambakrejo, sedangkan Dhika putra dari Yohanes Teguh Surahmadi dan Maria Kristi Harum Rosari beralamat di Krandon RT 04 RW 1 Cangkrep Kidul Purworejo.

Panitia pelaksana seni pantomim Kecamatan Purworejo, Nadia Maharani, menjelaskan Prestasi Pantomim Purworejo pada tahun 2019 dan 2020 mendapatkan peringkat 3 Provinsi Jawa Tengah, kali ini 2021 mendapatkan peringkat 2 Jawa Tengah.

Baca Juga:  Komisi IV DPRD Pringsewu Tinjau SDN 9 Gadingrejo

Tahun 2021 FLS2N masih digelar secara virtual, dimana peserta yang mengikuti lomba diharuskan untuk mengirim video dengan pengambilan gambar di rumah masing-masing namun dengan cerita yang sama.

“Tema yang dibawakan Jasmine dan Dhika ialah saudara yang terpisah namun dipertemukan lagi oleh pandemi, mereka saling kenal setelah membuka masker, dilanjutkan saling menyemangati hingga meraih mimpi bersama namun tetap menjaga protokol kesehatan,” ucapnya, Jum’at 10/9/21.

Dijelaskan, perlombaan ini dua kali lipat lebih berat dari tahun sebelumnya, terutama terkait peraturan lomba dan juga waktu yang diberikan, namun puji syukur berkat dukungan semua pihak anak-anak mampu memperoleh nomor 2 tingkat Provinsi, prestasi ini juga menjadi kado pensiun bagi bapak Riyadi Akhmad yang telah menemani Pantomim.

Pantomim Purworejo Raih Juara 2 FLS2N Provinsi Jawa Tengah/MAS

Ketua POPDA SENI Wilcambidik Purworejo, Riyadi Akhmad, menyampaikan, langkah demi langkah sudah dilalui, sedih senang gelisah, tertawa, heran dan bingung menjadi satu. Tak perlu ada penyesalan mendalam dan tak perlu ada kebanggaan berlebihan.

Baca Juga:  Tunjang Pariwisata, BOB Soroti Pelaku Seni

“Tetapi semangat harus terus dipicu untuk memupuk kreativitas, memacu kerja keras, menggali pikiran cerdas, agar di waktu mendatang kita bisa lebih matang dan dewasa, menjadi dan lebih baik,” terangnya.

 

Reporter : Mahestya Andi

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top