Modus

MAKI Warning KPK Tetapkan Tersangka Baru Terkait Kasus Yaya Purnomo di Way Kanan

Pemeriksaan Yaya Purnomo di gedung KPK/ANT

Suluh.co – Koordinator MAKI (Masyarakat Anti Korupsi Indonesia) Boyamin Saiman kepada redaksi, Jumat (26/2), menyatakan, bahwa MAKI menaruh perhatian terhadap proses penanganan penegakan hukum atas perkara korupsi yang ditangani KPK.

Khususnya yang masih berkaitan dengan Provinsi Lampung. Boyamin sekilas membocorkan ‘kisi-kisi kerja’ dari MAKI.

“Jadi begini, MAKI sudah mulai melakukan pemantauan perkara korupsi di Lampung. Dan yang menjadi konsentrasi ada 2. Yaitu, pengembangan dari Lampung Tengah, dimana sekarang sudah sidang,” imbuh Boyamin.

“Yang kedua adalah, yang terkait dengan di Way Kanan. Itu kan, pernah ada yang dimintai keterangan oleh KPK. Kabid di Dinas Pekerjaan Umum Way Kanan, yang terkait dengan juga Yaya Purnomo dan Amin Santono. Dan itu, terkait dengan Dana Insentif Daerah [DID] yang tahun 2017,” lanjut Boyamin.

Baca Juga:  IWO Way Kanan Sebut Sekda Lakukan Pembohongan Publik Terkait Rapid Test  

Boyamin setelahnya fokus membahas dan mewarning KPK perihal penanganan kasus Yaya Purnomo yang diduga melibatkan Pemkab Way Kanan.

MAKI ditegaskannya telah konsisten mengawal penanganan perkara terkait Yaya Purnomo tersebut. Boyamin bahkan sempat menyebutkan MAKI merasa berlaku tidak tidak adil.

”MAKI merasa tidak berlaku adil dan merata apabila MAKI tidak menyoroti perihal yang sama dan nyata-nyata di dalam persidangan bahwa Pemkab Way Kanan dan Pemkab Lampung Tengah juga turut memberikan suap atas kucuran Dana Insentif Daerah tersebut,” tambahnya.

Memangnya sudah sejauh mana MAKI mengawal kasus tersebut. Berikut keterangan Boyamin.

MAKI disebutnya telah mengawal kasus Yaya Purnomo tersebut ketika KPK akhirnya menetapkan tersangka kepada kepala daerah di Tasikmalaya, Balikpapan, Dumai hingga penetapan tersangka terhadap pegawai Badan Pemeriksa Keuangan atau BPK.

Baca Juga:  KPK Periksa Ken Leksono Perihal Kasus Suap Zainudin Hasan

“Nah, dugaanku itu, model-model dana yang dari pusat ke daerah ini, ada makelarnya. Dan makelarnya ini, diduga juga dapat upah. Nah saya juga akan melakukan pendalaman terhadap yang Way Kanan, sekalian ngurusi Lampung,” aku Boyamin.

“Dan seperti biasa, yang terkait dengan Dana Alokasi Khusus [DAK] maupun Dana Insentif Daerah yang terkait dengan Yaya Purnomo, itu akan saya kawal lebih serius dengan mengajukan praperadilan jika tidak segera diproses, sebagaimana saya pernah praperadilan kasus yang menyangkut yang terkait di Balikpapan,” timpalnya.

 

Reporter: Ricardo Hutabarat

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top